John Herdman Beberkan 3 Evaluasi Besar Timnas Indonesia usai Dipermalukan Vietnam di Piala AFF 2026
- VDN/Julio Tri Saputra
Ia bahkan menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut berada di pundaknya sebagai pelatih, bukan semata-mata kesalahan para pemain.
"Manajemen pertandingan yang lebih baik datang dari pelatih terlebih dahulu, bukan dari para pemain, untuk memastikan 15 menit pertama benar-benar sulit bagi tim sebagus Vietnam," tutur Herdman.
Menurut pelatih asal Inggris itu, keputusan-keputusan yang diambil selama pertandingan harus dievaluasi agar tim mampu tampil lebih efektif saat menghadapi laga berikutnya.
Timnas Indonesia Vs Vietnam
- VDN/Julio Tri Saputra
3. Transisi Bertahan Masih Menjadi Pekerjaan Rumah
Selain aspek taktik dan manajemen pertandingan, Herdman juga menyoroti lemahnya transisi bertahan Timnas Indonesia. Ia menilai para pemain terlalu berani mengirim banyak pemain ke depan tanpa memiliki antisipasi yang cukup ketika kehilangan bola.
Situasi tersebut dimanfaatkan Vietnam untuk melancarkan serangan balik yang berujung pada tiga gol kemenangan.
"Kami harus menjaga formasi tetap rapat saat menyerang maupun bertahan. Kami juga harus memiliki pertahanan antisipasi dan transisi bertahan yang lebih baik. Itu menjadi kunci yang akan kami bawa ke pertandingan berikutnya," jelasnya.
Meski demikian, Herdman menegaskan tidak akan mengubah filosofi permainan Timnas Indonesia. Ia tetap ingin Garuda menjadi tim yang berani menekan lawan dan membangun serangan dari lini belakang.
"Tim kami berani. Kami ingin bermain sepak bola, kami ingin menekan lawan, kami ingin membangun serangan dari belakang. Kami akan terus berkembang meski harus menerima pukulan seperti malam ini," ucapnya.
Timnas Indonesia Vs Vietnam
- VDN/Julio Tri Saputra
Fokus Bangkit Melawan Singapura
Herdman meminta seluruh pemain segera melupakan kekalahan dari Vietnam dan mengalihkan fokus ke laga terakhir Grup A melawan Singapura. Pertandingan tersebut akan menjadi penentuan langkah Timnas Indonesia menuju babak semifinal Piala AFF 2026.
Ia optimistis skuad Garuda mampu memberikan respons positif karena masih memiliki kualitas dan mentalitas untuk bangkit.
"Kami pergi ke Singapura dengan pola pikir yang sangat jelas bahwa kami harus memenangkan pertandingan sepak bola. Kami masih percaya dengan kualitas tim ini dan kami akan memberikan segalanya untuk negara kami," tutup Herdman.
