Nggak Kapok! John Herdman Tegaskan Garuda Tak Akan Ubah Gaya Bermain Meski Baru Dibantai Vietnam
- VoxPop/Surya Aditiya
Menurut Herdman, dua gol cepat yang bersarang di babak pertama membuat Garuda kesulitan mengembangkan permainan.
"Kami harus mengakui apa yang harus kami akui. Penampilan kami tidak cukup baik. Secara taktis mereka lebih baik. Sebagai pelatih, Anda harus belajar dengan sangat cepat dalam pekerjaan ini," tuturnya.
Timnas Indonesia Vs Vietnam
- VDN/Julio Tri Saputra
Pelatih asal Inggris itu juga menilai timnya perlu memperbaiki manajemen pertandingan, menjaga organisasi permainan, serta meningkatkan kualitas transisi bertahan agar tidak mudah dihukum lewat serangan balik.
Kekalahan Jadi Bahan Evaluasi
Herdman menegaskan kekalahan dari Vietnam harus dijadikan pelajaran penting bagi Timnas Indonesia. Ia meminta seluruh pemain bertanggung jawab atas performa yang ditampilkan, tetapi tetap menjaga kekompakan menjelang laga penentuan melawan Singapura.
Menurutnya, tim tidak boleh menghindari kritik, melainkan harus belajar dari kesalahan yang terjadi di lapangan.
"Kami harus menerima pukulan-pukulan ini, tetapi kami juga harus mengakui dan bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Kami tidak boleh memalingkan wajah. Kami harus mengakui kesalahan, belajar, dan tetap bersatu karena kami masih memiliki satu pertandingan besar," ucap Herdman.
Usai kekalahan dari Vietnam, perhatian Timnas Indonesia kini tertuju pada pertandingan terakhir Grup A melawan Singapura yang akan digelar di Stadion Jalan Besar, Jumat 7 Agustus 2026.
Garuda wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026. Herdman optimistis anak asuhnya mampu memberikan respons positif meski baru saja mengalami kekalahan terbesar sejak dirinya menangani Timnas Indonesia.
"Kami pergi ke Singapura dengan pola pikir yang sangat jelas bahwa kami harus memenangkan pertandingan sepak bola. Kami masih percaya dengan kualitas dan mentalitas tim ini. Kami akan memberikan segalanya untuk negara kami," tutup Herdman.
