Rizky Ridho Akui Banyak Bikin Kesalahan Berujung Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
- VDN/Julio Tri Saputra
VoxPop – Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengakui dirinya melakukan banyak kesalahan saat skuad Garuda menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026. Bek berusia 24 tahun itu menyebut kesalahan-kesalahan tersebut menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang pada pertandingan penentuan melawan Singapura.
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin 3 Agustus 2026 malam WIB. Tiga gol tim tamu dicetak Nguyen Van Vi pada menit keenam, Nguyen Hai Long pada menit ke-15, dan Nguyen Xuan Son pada menit ke-71.
Hasil tersebut membuat Indonesia turun ke posisi ketiga klasemen Grup A dengan koleksi enam poin. Peluang lolos ke semifinal masih terbuka, tetapi Garuda wajib meraih kemenangan saat bertandang ke markas Singapura pada laga terakhir fase grup.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan Kapten TImnas Indonesia, Rizky Ridho usai Melawan Vietnam di Piala AFF 2026
- Abdul Aziz Masindo/VoxPop.co.id
Usai pertandingan, Rizky Ridho tidak mencari kambing hitam. Sebagai kapten tim, ia justru mengakui performanya jauh dari harapan dan bertanggung jawab atas hasil yang diraih Timnas Indonesia.
"Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada Vietnam. Di pertandingan ini mereka lebih baik dari kami. Dari segi pemain mungkin kami tidak menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Tentunya kami akan belajar," kata Rizky Ridho dalam konferensi pers.
Rizky Ridho Akui Banyak Kesalahan
Rizky Ridho secara terbuka mengakui dirinya melakukan sejumlah kesalahan yang berujung pada kebobolan Timnas Indonesia. Ia menilai pertandingan melawan Vietnam menjadi pelajaran penting karena kesalahan sekecil apa pun bisa dimanfaatkan lawan.
Bek andalan John Herdman itu berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
"Saya sadar juga hari ini saya melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan. Itu harus saya evaluasi lagi dan pelajari lagi agar ke depannya tidak boleh terjadi. Di pertandingan seperti ini kita tahu sendiri kesalahan kecil akan mengakibatkan kekalahan seperti sekarang," ujarnya.
Menurut Ridho, seluruh pemain harus menjadikan kekalahan tersebut sebagai momentum untuk memperbaiki performa, mengingat Timnas Indonesia masih memiliki peluang melaju ke babak semifinal.
Tetap Bertanggung Jawab sebagai Kapten
Selain mengakui kesalahan pribadi, Rizky Ridho menegaskan dirinya tidak akan lari dari tanggung jawab sebagai kapten tim. Ia mengatakan peran sebagai pemimpin tidak hanya dijalankan ketika tim meraih kemenangan, tetapi juga saat mengalami kekalahan.
Ridho memastikan akan berdiskusi dengan seluruh pemain, termasuk lini pertahanan, untuk memperbaiki koordinasi jelang menghadapi Singapura.
"Ketika kita kalah semuanya terlihat, celah-celahnya juga terlihat. Yang terpenting bagi saya adalah evaluasi lagi. Saya akan bicara bukan hanya dengan Jordi dan Nadeo, tetapi dengan semua tim. Saya diberi tanggung jawab menjadi kapten bukan hanya ketika menang, tetapi ketika kalah juga saya tetap kapten, jadi saya harus bertanggung jawab," tegasnya.
Siap Bangkit dan Menang di Singapura
Meski kecewa dengan hasil melawan Vietnam, Rizky Ridho memastikan suasana di ruang ganti Timnas Indonesia tetap kondusif. Ia mengungkapkan seluruh pemain telah berkomitmen untuk segera bangkit dan fokus menghadapi laga hidup mati melawan Singapura.
Menurutnya, tidak ada pilihan lain selain meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
"Di ruang ganti kami sudah berkomitmen bersama-sama. Kami melangkah ke Singapura harus menang, enggak ada cara lain. Saya kira teman-teman juga sangat siap untuk meraih kemenangan di sana," ungkap Ridho.
Kapten Timnas Indonesia itu juga menegaskan para pemain tidak ingin larut dalam kekecewaan. Setelah melakukan evaluasi, seluruh skuad akan mengalihkan fokus sepenuhnya ke pertandingan berikutnya.
"Mungkin hari ini kami lelah, capek, frustrasi, segala macam. Tapi besok kami bangun, kami akan fokus lagi untuk menghadapi Singapura," tutupnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat 7 Agustus 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad Garuda untuk menjaga asa lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026.
