Demi Keselamatan, Semifinal Piala Presiden 2026 Digelar Tanpa Penonton
- Instagram - Piala Presiden 2026
VoxPop – Laga semifinal Piala Presiden 2026 dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa 4 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026 dengan mengutamakan faktor keselamatan menyusul pertemuan empat klub yang memiliki rivalitas tinggi, yakni Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya vs Arema FC.
Ketua OC Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, mengatakan keselamatan suporter dan seluruh pihak yang terlibat menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan turnamen.
"Saya kira, nomor satu, tentu saja kita memikirkan dari segi keamanan. Bagi kami di kepanitiaan, nomor satu adalah keselamatan. Keselamatan penonton, keselamatan suporter. Saya, Pak Arya (Sinulingga), dan seluruh tim kepanitiaan, kami selalu beranggapan bahwa menonton sepak bola itu harus aman, harus nyaman, harus tenang, dan harus bahagia," ujar Tsamara kepada awak media usai Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026 sore.
Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026 Tsamara Amany (kiri) bersama Arya Sinulingga (kanan)
- VoxPop/Surya Aditiya
Panitia sebelumnya juga telah mengumumkan melalui akun resmi media sosial Piala Presiden 2026 bahwa pertandingan semifinal tidak menjual tiket. Masyarakat diminta untuk tidak membeli tiket dari pihak mana pun karena pertandingan hanya dapat disaksikan melalui siaran televisi dan layanan streaming resmi.
Tsamara menegaskan panitia akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan, pemerintah daerah, serta TNI dan Polri hingga hari pertandingan untuk memastikan seluruh rangkaian semifinal berlangsung aman dan lancar.
"Kami juga akan berkoordinasi secara intens tentunya dengan pihak Kepolisian, keamanan, Pemerintah Daerah, dan juga TNI-POLRI tentunya, nomor satu keselamatan. Kami akan koordinasi dengan pihak-pihak yang diperlukan. Tapi sama, jangan sampai karena sepak bola begitu kita mengorbankan orang," katanya.
Sementara itu, anggota Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Arya Sinulingga, menilai keputusan menggelar pertandingan tanpa penonton tidak akan mengurangi antusiasme masyarakat. Menurutnya, kualitas pertandingan tetap menjadi daya tarik utama karena keempat semifinalis merupakan klub dengan basis suporter terbesar di Indonesia.
Arya juga menyebut dominasi klub-klub Indonesia pada Piala Presiden 2026 menjadi bukti kualitas kompetisi tetap terjaga meski tanpa kehadiran penonton di stadion.
"Dengan legenda-legenda di klubnya itu sudah membuktikan ternyata ini klub-klub terbaiknya legenda Indonesia. Dan mereka ditonton banyak orang. Itu sudah bukti bahwa hype-nya tidak akan turun," ujar Arya.
Ia juga meluruskan anggapan bahwa panitia tidak mengantisipasi kemungkinan bertemunya Persib dengan Persija maupun Persebaya menghadapi Arema FC di babak semifinal. Menurut Arya, sejak awal seluruh peserta telah diberi tahu bahwa status tuan rumah hanya berlaku pada fase grup sehingga lokasi semifinal dan final memang tidak ditetapkan sebelum kompetisi berjalan.
"Justru karena kita tahu. Maka dari itu, sejak awal kami sudah sampaikan ke klub, bahkan di pengumuman kita, bahwa tuan rumah itu hanya di penyisihan grup. Sampai di akhir tidak ada di mana semifinal dan final," jelasnya.
Arya menegaskan panitia telah memperhitungkan seluruh konsekuensi sejak awal penyelenggaraan turnamen, termasuk kemungkinan bertemunya klub-klub dengan rivalitas tinggi di fase gugur.
Semifinal Piala Presiden 2026 akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa 4 Agustus 2026. Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada pukul 15.30 WIB, sedangkan Persebaya Surabaya akan melawan Arema FC pada pukul 19.30 WIB.
