Bung Ropan Ungkap Alasan Vietnam Bisa Kalahkan Timnas Indonesia, Soroti Taktik Kim Sang-sik Bikin Haye Mati Kutu
- VDN/Julio Tri Saputra
VoxPop – Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan memberikan analisis terkait kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam dengan skor 0-3 pada laga Grup A Piala AFF 2026.
Kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi skuad Garuda yang sebelumnya tampil meyakinkan di dua pertandingan awal. Tim asuhan John Herdman berhasil meraih kemenangan 5-1 atas Kamboja dan menundukkan Timor Leste 3-0.
Namun, menghadapi Vietnam yang berstatus sebagai juara bertahan Asia Tenggara, Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Vietnam langsung tampil agresif sejak awal dan membuka keunggulan pada menit kelima melalui gol Nguyen Van Vi yang tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Nadeo Argawinata.
Timnas Indonesia Vs Vietnam
- VDN/Julio Tri Saputra
Sembilan menit kemudian, Vietnam kembali mencetak gol melalui Nguyen Hai Long lewat skema serangan balik cepat yang membuat pertahanan Indonesia kembali kerepotan.
Indonesia sempat mencoba memberikan perlawanan melalui peluang Thom Haye dan Mitchell Baker. Akan tetapi, rapatnya pertahanan Vietnam serta performa apik kiper Patrik Le Giang membuat Garuda gagal mencetak gol balasan.
Pada babak kedua, Vietnam semakin memperlebar jarak. Rafaelson yang kini menggunakan nama Nguyen Xuan Son mencetak gol ketiga pada menit ke-70 sekaligus memastikan kemenangan tim asuhan Kim Sang-sik.
Hasil tersebut membawa Vietnam ke puncak klasemen Grup A dengan tujuh poin. Sementara itu, Indonesia turun ke posisi ketiga dan harus meraih kemenangan atas Singapura pada laga terakhir untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.
Menurut Bung Ropan, faktor utama yang membuat Vietnam mampu mengatasi Indonesia adalah keunggulan strategi Kim Sang-sik dalam membaca pertandingan.
"Secara kesimpulan di sini, secara taktik ya memang Kim Sang-sik lebih bagus ya, lebih baik dibandingkan taktik dari John Herdman, lebih siap dari taktik," ujar Bung Ropan dilansir dari Liputan 6 saat sesi live reaction.
Bung Ropan menilai Kim Sang-sik tidak hanya mengandalkan keunggulan skor, tetapi tetap menjaga intensitas permainan dan melakukan pergantian pemain yang tepat.
"Kita bisa melihat kan, ketika mereka unggul pun mereka tidak mengendorkan serangan, tetap menunggu counter attack, tapi memasukkan dua pemain yang tipikal lebih menyerang," jelasnya.
