Kata Shin Tae-yong usai Persija Kalah dari Persib di Semifinal Piala Presiden 2026: Tim Baru 30 Persen
- Persija
VoxPop – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkapkan kondisi timnya baru mencapai 30 hingga 40 persen setelah Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 1-2 pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa 4 Agustus 2026. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Persija belum mampu menampilkan performa terbaiknya.
Meski gagal melangkah ke final, pelatih asal Korea Selatan itu tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang dinilai telah berjuang maksimal, terutama karena Persija menurunkan banyak pemain muda dan tidak diperkuat sejumlah anggota skuad utama.
"Ya, pertama-tama selamat untuk tim Bandung, dan pemain dari kedua tim sudah bertarung dengan sangat keras," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Persib vs Persija
- Persib.co.id
Shin menilai timnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan yang cukup baik kepada Persib. Namun, hasil akhir tetap menjadi sesuatu yang disesalkan karena target Persija sejak awal adalah meraih kemenangan dan melaju ke partai final.
"Pertandingan hari ini, kita banyak menurunkan pemain muda, dan juga banyak anggota skuad utama (best eleven) yang absen. Saya pikir kami sudah memainkan pertandingan yang bagus. Namun, untuk hasil pertandingan ini sangat disayangkan," katanya.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menegaskan seluruh elemen tim harus menerima hasil tersebut sebagai bagian dari proses membangun kekuatan Persija menghadapi musim kompetisi yang sesungguhnya.
"Tapi kita harus menerimanya, dan saya berpikir kita harus berusaha lebih keras lagi untuk bisa terus maju ke depan," lanjutnya.
Persija Belum Mencapai Kondisi Ideal
Pelatih berusia 55 tahun tersebut mengungkapkan skuad Macan Kemayoran saat ini baru berada di kisaran 30 hingga 40 persen. Artinya, masih banyak aspek yang harus diperbaiki sebelum bergulirnya Super League 2026.
"Ya, kami bertanding dengan tantangan untuk menang, dan mengenai skornya, saya tentu tidak puas," kata Shin.
Meski demikian, Shin memilih tidak mempermasalahkan jalannya pertandingan, termasuk keputusan-keputusan wasit yang muncul sepanjang laga.
"Karena banyak hal yang disayangkan, terkait hal tersebut saya tetap menghormati keputusan wasit," ujarnya.
Ia kemudian menjelaskan bahwa fokus utama tim saat ini bukan hanya mengejar hasil, melainkan meningkatkan kondisi fisik, organisasi permainan, dan kesiapan skuad utama.
"Bagian yang harus dibenahi, saat ini kondisi fisik dan kesiapan tim utama kita sebenarnya baru sekitar 30 sampai 40 persen saja," ungkap pelatih asal Korea Selatan itu.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa semifinal Piala Presiden 2026 masih dimanfaatkan Persija sebagai bagian dari proses pembentukan tim sebelum memasuki kompetisi resmi.
Fokus Menatap Super League 2026
Shin Tae-yong memastikan kekalahan dari Persib tidak akan mengubah fokus Persija dalam mempersiapkan diri menghadapi musim baru.
Menurutnya, masih tersedia waktu untuk meningkatkan performa tim sebelum menjalani pertandingan pembuka Super League 2026 pada 4 September mendatang.
"Banyak hal yang harus kita benahi ke depannya. Oleh karena itu, pada laga pembuka tanggal 4 September nanti, kami akan berusaha menunjukkan penampilan tim yang jauh lebih berkembang."
Apresiasi untuk Persib dan Jalannya Pertandingan
Terakhir, Shin Tae-yong juga memberikan penghormatan kepada Persib Bandung yang dinilainya tampil sebagai lawan berkualitas.
Ia mengapresiasi semangat juang kedua tim yang tetap menyuguhkan pertandingan menarik meski dimainkan tanpa kehadiran penonton.
"Oh, pertandingannya bagus, dan karena Persib Bandung juga merupakan tim yang sangat bagus. Saya sangat berterima kasih karena kedua tim sudah bekerja keras bersama."
Shin berharap pengalaman menghadapi Persib dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi Persija untuk terus berkembang sebelum memasuki kompetisi resmi.
"Lewat pertandingan seperti ini saya rasa kita harus melangkah lebih jauh, membenahi apa yang perlu dibenahi," ucapnya.
