Pelatih Persib Khawatir Pemain Kena Serangan Jantung karena Jadwal Piala Presiden 2026 Tak Sesuai Aturan FIFA
- Piala Presiden 2026
Karena itu, jadwal pertandingan, pemulihan fisik, kualitas tidur, hidrasi, hingga pemantauan medis menjadi bagian penting dalam manajemen kebugaran pemain profesional.
"Bayangkan jika dalam pertandingan dua hari kemudian ada pemain yang mengalami serangan jantung. Siapa yang akan bertanggung jawab? Orang akan berkata kepada saya, 'Pelatih, Anda yang memainkan pemain itu hingga akhirnya meninggal," katanya.
"Kalau begitu, siapa yang bertanggung jawab? Saya benar-benar ingin tahu mengapa situasi seperti ini bisa terjadi. Mengapa? Apa alasannya? Selisih satu hari, dua hari, atau tiga hari sangat berarti. FIFA sudah memiliki aturan yang jelas," lanjutnya.
Persib Vs Persija
- Piala Presiden 2026
Persib memang menghadapi musim yang sangat sibuk. Selain Piala Presiden, Maung Bandung juga harus bersiap menghadapi Super League 2026/2027, babak kualifikasi AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship (Shopee Cup), Piala Indonesia, hingga agenda pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia.
Situasi tersebut membuat Igor Tolic kehilangan banyak pemain inti selama masa pramusim. Bahkan saat menghadapi Persija, ia menyebut sekitar setengah skuad terbaiknya tidak tersedia karena berbagai alasan, termasuk tugas internasional.
"Hari ini saya melihat bangku cadangan Persib dan Persija. Total ada sekitar 13 atau 14 pemain yang tidak bisa tampil. Ini bukan kritik terhadap Persib maupun Persija. Faktanya, sekitar setengah dari pemain inti sedang membela tim nasional," ujarnya.
Meski demikian, target kemenangan tetap menjadi tuntutan yang harus dipenuhi pelatih.
Persib Vs Persija
- Piala Presiden 2026
"Namun saya tetap dituntut memenangkan pertandingan, bermain bagus, sekaligus menjaga semua pemain tetap sehat. Tujuh pemain kami berada di tim nasional dan mengikuti kompetisi lain. Beban yang kami hadapi sangat besar," katanya.
Eks asisten Bojan Hodak ini kembali mempertanyakan mengapa tim hanya memperoleh waktu sekitar 48 jam untuk melakukan pemulihan menjelang final. Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan rekomendasi FIFA yang menetapkan jeda minimal 72 jam.
"Sekarang saya harus mencari cara memulihkan kondisi pemain hanya dalam waktu 48 jam, sementara FIFA menetapkan waktu minimal 72 jam. Saya hanya ingin tahu, mengapa di sini 48 jam, sedangkan FIFA mengatakan 72 jam?," tanya Igor Tolic.
