Coach Justin Beberkan Penyebab Timnas Indonesia Tumbang dari Vietnam: Dari Jaman STY
- Istimewa
VoxPop – Pengamat sepak bola nasional, Coach Justin, memberikan analisis terkait kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026.
Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8), skuad Garuda harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Hasil tersebut membuat tim asuhan Kim Sang-sik naik ke puncak klasemen Grup A dengan koleksi tujuh poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang, sekaligus mempertahankan catatan nirbobol dalam tiga pertandingan.
Vietnam langsung mengejutkan publik tuan rumah sejak awal laga. Nguyen Van Vi membuka keunggulan pada menit kelima, sebelum Nguyen Hai Long menggandakan skor sembilan menit kemudian.
Pelatih timnas Vietnam, Kim Sang-sik.
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Pada babak kedua, Rafaelson yang kini menggunakan nama Nguyen Xuan Son mencetak gol ketiga untuk memastikan kemenangan meyakinkan Vietnam atas tim asuhan John Herdman.
Kekalahan tersebut membuat posisi Indonesia di klasemen turun dari peringkat kedua ke posisi ketiga dengan enam poin. Sementara itu, Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin, unggul selisih gol atas Singapura yang juga mengoleksi tujuh angka.
Situasi ini membuat Indonesia wajib meraih kemenangan saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8), demi menjaga peluang lolos ke babak semifinal.
Menanggapi hasil tersebut, Coach Justin menilai gol ketiga Vietnam menjadi gambaran buruknya koordinasi pertahanan Indonesia.
"Kalau kalian lihat gol ke-3, Jordi Amat didorong terus, dia nggak balik lagi lawannya bisa di passing, Shayne telat karena itu bukan salah dia, bukan orang yang dijaga Shayne, tapi dia coba menutup tapi telat terjadi gol ke-3, ini level kayak apa," ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube pribadinya.
Menurut Justin, gol tersebut merupakan kesalahan yang seharusnya tidak terjadi di level internasional.
"Ini gua rasa dan gua yakin, John Herdman marah besar dengan gol ke-3 ini, nggak boleh terjadi," tuturnya.
Tak hanya mengkritik proses terciptanya gol ketiga, Coach Justin juga menilai dua gol pertama Vietnam tidak lepas dari kesalahan dalam penerapan taktik.
Ia kembali menegaskan pandangannya mengenai penggunaan formasi tiga bek yang dinilai kurang cocok untuk Timnas Indonesia.
"Karena gua tuh bukan fans dengan 3-4-3 atau 3-5-2, karena untuk gue bermain 3 (bek), begitu sulit, lu harus punya level yang bagus untuk bisa menjalankan tiga bek," katanya.
Justin menjelaskan bahwa sistem tiga bek membutuhkan koordinasi dan pemahaman taktik yang sangat tinggi dari para pemain.
"Kenapa sulit? lu berusaha menguasai lini tengah dan 5 pemain, tapi sementara juga tiga pemain belakang ini harus punya timing yang tepat, mereka harus tahu kapan ngebantu serang, kapan tidak," pungkasnya.
Menurutnya, kualitas pemain Indonesia saat ini lebih cocok menggunakan sistem empat bek daripada tiga bek. Ia mengaku sudah lama menyampaikan pendapat tersebut, bahkan sejak era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert.
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
- X @timnasindonesia
"Udah bertahun-tahun, berkali-kali gua bilang di bawah STY, di bawah Kluivert, lawan Jepang juga main tiga bek, diobok-obok."
Ia pun mempertanyakan alasan Timnas Indonesia tidak menggunakan formasi yang lebih sederhana dan seimbang.
"Gua pertanyakan kenapa kita nggak main biasalah, 4-2-3-1 dengan dua anchor, apa salahnya main seperti itu sih? itu gua nggak ngerti, tapi sekali lagi gua nggak mau ngehujat John Herdman," terangnya.
