Fakta Mengerikan Jelang Singapura vs Timnas Indonesia, Garuda Sering Bernasib Apes di Piala AFF
- X @timnasindonesia
VoxPop – Timnas Indonesia menghadapi laga hidup-mati saat bertemu Singapura pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Jumat 8 Agustus 2026. Tiga poin menjadi harga mati bagi skuad Garuda jika ingin mengamankan tiket ke babak semifinal.
Namun, di balik duel krusial tersebut, tersimpan catatan sejarah yang bisa menjadi alarm bagi pasukan John Herdman.
Sepanjang sejarah Piala AFF sejak 1996, Indonesia tercatat enam kali berada dalam grup yang sama dengan Singapura. Dari enam kesempatan itu, Timnas Indonesia justru tiga kali gagal melangkah ke babak semifinal.
Momen pertama terjadi pada Piala AFF 2007. Saat itu Singapura bertindak sebagai tuan rumah Grup B yang juga dihuni Vietnam, Indonesia, dan Laos.
Indonesia, Vietnam, dan Singapura sama-sama mengoleksi lima poin di akhir fase grup. Namun, Garuda harus tersingkir karena kalah produktivitas gol dari dua rivalnya tersebut.
Lima tahun kemudian, nasib serupa kembali menghampiri Indonesia pada Piala AFF 2012. Berada satu grup dengan Singapura, Malaysia, dan Laos, skuad Merah Putih hanya mampu finis di posisi ketiga.
Indonesia mengumpulkan empat poin, sedangkan Singapura dan Malaysia sama-sama mengoleksi enam angka untuk melaju ke semifinal.
Kutukan itu kembali muncul pada edisi 2018. Indonesia lagi-lagi berada satu grup dengan Singapura, tetapi kali ini keduanya sama-sama gagal lolos.
Thailand keluar sebagai juara grup, Filipina menjadi runner-up, sementara Singapura finis di posisi ketiga dan Indonesia harus puas berada di peringkat keempat.
Meski demikian, sejarah tak selalu berpihak kepada Singapura. Pada Piala AFF 2016, Indonesia justru sukses melangkah ke semifinal meski berada satu grup dengan The Lions. Ketika itu Thailand menjadi juara grup, Indonesia finis sebagai runner-up, sedangkan Singapura terpuruk di dasar klasemen.
Sementara pada edisi 2004 dan 2008, Indonesia dan Singapura sama-sama berhasil melaju ke fase gugur. Kini, sejarah kembali mempertemukan kedua negara dalam situasi yang menegangkan.
Indonesia datang ke laga terakhir usai dihajar Vietnam 0-3 dan turun ke posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan enam poin. Sementara Singapura berada di posisi kedua dengan tujuh poin.
Artinya, kemenangan menjadi satu-satunya jalan aman bagi Rizky Ridho dan kawan-kawan untuk menjaga mimpi lolos ke semifinal tetap hidup.
Akankah Garuda memutus tren buruk saat segrup dengan Singapura, atau justru kembali menjadi korban sejarah? Semua akan terjawab di Stadion Jalan Besar
