Panitia Piala Presiden 2026 Jawab Kritik Igor Tolic: Aturan 72 Jam Tak Berlaku untuk Turnamen Ini
- VoxPop/Surya Aditiya
VoxPop –Panitia Piala Presiden 2026 merespons kritik yang disampaikan pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, terkait waktu istirahat timnya yang dinilai kurang dari 72 jam jelang laga final. Menurut panitia, ketentuan jeda pertandingan selama 72 jam tidak berlaku untuk turnamen pramusim seperti Piala Presiden.
Sebelumnya, Igor Tolic mengeluhkan padatnya jadwal yang membuat Persib hanya memiliki waktu pemulihan kurang dari tiga hari setelah menjalani laga semifinal. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kebugaran para pemain menjelang partai puncak.
Igor menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi fisik pemain agar siap tampil di final.
"Kami memiliki waktu kurang dari 72 jam untuk pemulihan. Itu bukan situasi yang ideal. Sekarang fokus kami adalah recovery agar para pemain berada dalam kondisi terbaik saat pertandingan final," ujar Igor Tolic.
Menanggapi kritik tersebut, Wakil ketua Bidang Administrasi Piala Presiden 2026, Risa Adi Wijaya, menjelaskan bahwa regulasi mengenai jeda minimal 72 jam merupakan aturan yang berlaku untuk kompetisi resmi, bukan turnamen pramusim.
Menurut Risa, sejak awal seluruh peserta telah mengetahui format dan jadwal pertandingan Piala Presiden sehingga setiap tim memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan persiapan.
"Aturan 72 jam itu berlaku untuk kompetisi resmi. Piala Presiden adalah turnamen pramusim sehingga regulasi tersebut tidak diterapkan. Sejak awal semua peserta juga sudah mengetahui format dan jadwal pertandingan," kata Risa Adi Wijaya di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.
Risa menambahkan, penyusunan jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk ketersediaan stadion, jadwal siaran, hingga keseluruhan format turnamen yang harus selesai sesuai agenda.
"Jadwal disusun dengan mempertimbangkan banyak faktor. Kami berupaya agar seluruh pertandingan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan format turnamen yang telah ditetapkan," lanjutnya.
Meski demikian, panitia menghormati masukan yang disampaikan Igor Tolic. Risa menyebut evaluasi terhadap penyelenggaraan Piala Presiden akan tetap dilakukan setelah turnamen berakhir sebagai bahan perbaikan pada edisi berikutnya.
