Jadwal Piala Presiden 2026 Sudah Diizinkan AFC
- Instagram - Piala Presiden 2026
"Paling lambat dua hari sebelum pertandingan pertama mereka di Babak Gugur, tim peserta diberikan kesempatan untuk mengganti atau menambah hingga lima pemain dengan alasan apa pun, selama tidak melebihi jumlah maksimal pemain terdaftar," demikian isi surat tersebut.
Kebijakan tersebut diberikan agar klub memiliki ruang melakukan rotasi dan penyesuaian komposisi pemain menghadapi fase akhir turnamen.
Regulasi Pertandingan Mengacu FIFA dan PSSI
Panitia menegaskan seluruh pertandingan Piala Presiden Elite 2026 akan menggunakan Laws of the Game terbaru FIFA serta regulasi PSSI.
Setiap pertandingan berlangsung selama 2x45 menit dengan jeda istirahat 15 menit.
Selain itu, regulasi disiplin juga diterapkan secara ketat. Pemain yang mendapatkan dua kartu kuning akan menjalani hukuman larangan bermain pada pertandingan berikutnya dan tidak diperbolehkan berada di bangku cadangan.
Setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 12 pemain cadangan dengan kesempatan melakukan tiga kali pergantian pemain selama pertandingan.
Jumlah personel di bangku cadangan juga dibatasi, yakni maksimal 12 pemain dan 11 ofisial tim.
Panitia Pastikan Kondisi Pemain Tetap Menjadi Perhatian
Terkait kekhawatiran mengenai kondisi fisik pemain akibat jadwal padat, panitia memastikan aspek kesehatan dan keselamatan pemain tetap menjadi perhatian utama.
Setiap klub diberikan keleluasaan mengatur rotasi pemain, termasuk dengan adanya tambahan kuota pemain untuk fase gugur.
Selain itu, seluruh pertandingan tetap berada dalam pengawasan perangkat pertandingan profesional sesuai standar kompetisi.
"Tujuan utama Piala Presiden Elite 2026 adalah menghadirkan kompetisi berkualitas dengan mempertemukan klub-klub terbaik. Karena itu, seluruh keputusan penyelenggaraan selalu mempertimbangkan aspek kompetisi yang sehat, profesional, dan fair play," kata Tsamara.
Dengan dukungan AFC serta kesiapan seluruh peserta, panitia optimistis Piala Presiden Elite 2026 dapat berjalan sukses dan menjadi salah satu turnamen pramusim dengan standar internasional di kawasan Asia Tenggara.
