Saat Timnas Indonesia Obrak-abrik Singapura di Kandang Sendiri
- affsuzukicup.com
VoxPop – Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026, Jumat 7 Agusgus 2026. Kemenangan menjadi harga mati jika skuad Garuda ingin menjaga asa lolos ke babak semifinal.
Tekanan memang sedang menyelimuti tim asuhan John Herdman setelah dibungkam Vietnam 0-3 pada laga sebelumnya. Namun, sebelum pesimistis, Garuda punya satu kenangan manis yang bisa menjadi suntikan motivasi.
Indonesia pernah membungkam Singapura di kandangnya sendiri dalam salah satu pertandingan paling dramatis sepanjang sejarah Piala AFF.
Momen itu terjadi pada semifinal Piala AFF 2020 yang digelar pada Desember 2021 di National Stadium, Singapura.
Saat itu, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong datang sebagai underdog. Namun, Garuda justru mampu memulangkan tuan rumah dengan kemenangan dramatis 4-2 setelah laga berlangsung hingga babak tambahan waktu.
Ezra Walian membuka keunggulan Indonesia pada babak pertama. Meski Singapura harus kehilangan Safuwan Baharudin akibat kartu merah menjelang turun minum, mereka tetap mampu menyamakan kedudukan melalui Song Ui-young.
Di babak kedua, Singapura kembali kehilangan pemain setelah Irfan Fandi diusir wasit. Meski hanya bermain dengan sembilan pemain, The Lions justru kembali unggul lewat tendangan bebas Shahdan Sulaiman.
Namun, Pratama Arhan muncul sebagai penyelamat. Golnya pada menit ke-87 mengubah skor menjadi 2-2 dan menghidupkan kembali harapan Garuda.
Beberapa menit kemudian, Singapura mendapatkan hadiah penalti yang bisa mengakhiri mimpi Indonesia. Beruntung bagi Garuda, eksekusi Faris Ramli gagal menemui sasaran.
.
Momentum sepenuhnya berbalik ke kubu Indonesia. Gol bunuh diri Shawal Anuar membawa Garuda unggul 3-2 sebelum Egy Maulana Vikri memastikan kemenangan menjadi 4-2.
Penderitaan Singapura semakin lengkap setelah kiper Hassan Sunny menerima kartu merah pada penghujung pertandingan.
Indonesia akhirnya melangkah ke final dengan kemenangan agregat 5-3 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 pada leg pertama.
Meski pernah menciptakan malam indah di Singapura, secara keseluruhan rekor Garuda di Piala AFF melawan The Lions masih belum terlalu mengesankan.
Dari 11 pertemuan di ajang Piala AFF, Indonesia baru meraih tiga kemenangan. Singapura masih lebih unggul dengan lima kemenangan, sementara tiga laga lainnya berakhir imbang.
Namun jika melihat rekor di semua kompetisi, Indonesia justru lebih dominan.
Dari total 59 pertemuan, Garuda mengoleksi 30 kemenangan, sedangkan Singapura meraih 19 kemenangan. Sepuluh pertandingan lainnya berakhir imbang.
Kini, Timnas Indonesia kembali datang ke Singapura dalam situasi yang nyaris serupa. Garuda membutuhkan kemenangan untuk menjaga mimpi melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 tetap hidup.
Bedanya, kali ini laga berlangsung di Stadion Jalan Besar, bukan National Stadium. Namun, targetnya tetap sama: memulangkan pendukung tuan rumah dengan kekecewaan.
John Herdman tentu berharap anak asuhnya mampu mengulang semangat juang yang pernah diperlihatkan generasi Shin Tae-yong pada 2021.
Jika sejarah itu bisa terulang, bukan hanya tiket semifinal yang akan diraih Timnas Indonesia, tetapi juga lahir satu lagi malam bersejarah ketika Garuda kembali berhasil membungkam Singapura di depan pendukungnya sendiri.
