Dijuluki The Next Lionel Messi, Wonderkid Indonesia Ini Nyaris Gabung Barcelona
- Instagram - Tristan
VoxPop – Sebelum nama Zulham Zamrun ramai diperbincangkan karena mengaku pernah menolak tawaran Barcelona, ternyata ada satu talenta muda Indonesia yang lebih dulu menarik perhatian klub raksasa Spanyol tersebut.
Bahkan, sejak masih berusia sangat belia, bocah ini sudah disebut-sebut sebagai calon bintang masa depan.
Mantan pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Zulham Zamrun, kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan penyesalannya karena pernah menolak kesempatan bergabung dengan Barcelona.
Mantan pemain Timnas Indonesia, Zulham Zamrun.
- Instagram @zulhamzamrun_07
Dalam sebuah podcast, Zulham bercerita bahwa dirinya sebenarnya telah mencapai kesepakatan dengan Barcelona saat masih membela Mitra Kukar. Namun, ia memilih tidak melanjutkan proses kepindahan karena merasa tidak cocok dengan makanan di Spanyol.
"20 hari saya rasa kaya dua tahun hidup di sana. Bahasa bisa gampang dimengerti, makanan paling," ungkap Zulham dalam kanal YouTube Vivagoal.
Kini, keputusan tersebut menjadi penyesalan besar baginya.
"Cuman ya itu, g*knya saya nggak mau," sesalnya.
"Jadi ya itu, sekarang kalau mau di flashback ke belakang, bodoh," lanjut mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Namun, Zulham bukanlah sosok pertama dari Indonesia yang dikaitkan dengan Barcelona.
Jauh sebelumnya, ada nama Tristan Alif Naufal yang sempat mencuri perhatian publik sepak bola internasional. Bocah asal Indonesia itu viral pada 2007 setelah video aksinya memainkan bola diunggah sang paman ke YouTube.
Yang membuat banyak orang takjub, saat video tersebut direkam Tristan Alif baru berusia tiga tahun. Berkat kemampuan olah bolanya, ia diundang ke berbagai program televisi dan mulai dikenal sebagai salah satu wonderkid Indonesia.
Popularitasnya semakin meningkat ketika tampil dalam sebuah acara televisi yang turut menghadirkan pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola. Momen tersebut terjadi ketika Barcelona baru saja meraih treble winners.
Di hadapan Guardiola, Tristan Alif menunjukkan kemampuan individunya mengolah bola. Penampilan itu disebut-sebut membuat pelatih asal Spanyol tersebut terkesan.
Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2012, Tristan Alif dikabarkan mendapat kesempatan menjalani trial di La Masia, akademi legendaris milik Barcelona yang telah melahirkan banyak bintang dunia, termasuk Lionel Messi.
Berbeda dengan Zulham, Tristan sangat antusias menyambut kesempatan tersebut. Seluruh persiapan keberangkatan bahkan telah dilakukan.
Sayangnya, impian itu gagal terwujud akibat kendala administrasi sehingga ia tidak pernah benar-benar bergabung dengan akademi Barcelona.
Meski demikian, kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya mengejar karier sepak bola di Eropa.
Tristan kemudian melanjutkan pembinaan di akademi dua klub besar Belanda, yakni Ajax Amsterdam dan Feyenoord. Pada 2016, ia juga sempat menimba ilmu di akademi klub Spanyol, CD Leganés, meski hanya dalam waktu singkat.
Sekembalinya ke Indonesia, perjalanan karier Tristan tidak berjalan mulus. Ia gagal lolos seleksi Timnas Indonesia U-16 asuhan Bima Sakti dan kemudian bermain di kompetisi Liga 3.
Eks wonderkid Indonesia Tristan Alif Naufal
- Instagram @tristan_alif_naufal
Pada 2024, Tristan sempat beralih ke dunia futsal dengan bergabung bersama Halus FC. Namun, kariernya sebagai pemain tidak berlangsung lama karena memutuskan pensiun di usia yang masih sangat muda.
Setelah gantung sepatu, Tristan memilih menekuni dunia kepelatihan. Pada 1 Maret 2025, ia diperkenalkan sebagai bagian dari staf pelatih Shin Tae-yong Football Academy untuk mendampingi pelatih utama Na Hyosung.
Tristan Alif Naufal
- IG: Tristan Alif Naufal
Selain itu, Tristan juga mendirikan akademi pengembangan kemampuan individu bertajuk Dream Baller Individual Development, sebagai wadah pembinaan bagi pesepak bola muda Indonesia.
