Bung Ropan Sebut Kerja Keras Thom Haye Sia-sia usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
- Instagram - Timnas Indonesia
VoxPop – Harapan Timnas Indonesia melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026 harus pupus setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A. Hasil tersebut memicu kekecewaan berbagai kalangan, termasuk pengamat sepak bola Bung Ropan yang menilai kerja keras Thom Haye sepanjang pertandingan berakhir sia-sia karena rekan-rekannya gagal memaksimalkan peluang.
Indonesia membutuhkan kemenangan saat menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026, demi mengamankan tiket ke semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026. Namun, hasil imbang membuat Skuad Garuda hanya finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan tujuh poin, di bawah Vietnam yang mengoleksi 10 poin dan Singapura dengan delapan angka.
Dalam ulasannya di kanal YouTube, Bung Ropan memberikan apresiasi tinggi kepada Thom Haye yang dinilai menjadi motor permainan Timnas Indonesia sepanjang laga.
"Thom Haye seakan menggendong tim kita," ujar Bung Ropan dikutip dari akun YouTube pribadinya @Bung Ropan.
Menurutnya, gelandang berusia 31 tahun itu berulang kali menciptakan peluang matang bagi rekan-rekannya. Salah satunya terjadi pada menit-menit awal ketika umpan akurat Thom Haye diterima Mitchell Baker. Namun, peluang emas tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Bung Ropan juga menilai gol pembuka Indonesia yang dicetak Ragnar Oratmangoen tidak lepas dari peran besar Thom Haye dalam membangun serangan.
"Gol Ragnar juga berawal dari bagaimana kejelian seorang Thom Haye memberikan umpan kepada Dony Tri Pamungkas, kemudian diselesaikan dengan baik oleh Ragnar," katanya.
Selain itu, Thom Haye juga sempat mengirimkan umpan matang kepada Rizky Eka Pratama. Sayangnya, peluang satu lawan satu dengan penjaga gawang Singapura kembali gagal dimanfaatkan.
Menurut Bung Ropan, penampilan apik Thom Haye menjadi sia-sia karena buruknya penyelesaian akhir para pemain depan Indonesia.
"Saya pikir ini luar biasa bermain, sudah berbuat yang terbaik, tetapi kita tidak mampu memenangkan pertandingan," ucapnya.
Di sisi lain, Bung Ropan juga menyoroti gol balasan Singapura yang dicetak Ilhan Fandi pada menit ke-66. Ia menilai gol tersebut lahir akibat buruknya komunikasi antarpemain belakang Indonesia.
"Gol itu tidak perlu terjadi. Bukan dari serangan yang dibangun dengan baik oleh Singapura, tetapi lagi-lagi kesalahan pemain kita sendiri. Tidak ada koordinasi, tidak ada komunikasi," tegasnya.
Akibat hasil tersebut, Timnas Indonesia dipastikan gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026. Bung Ropan pun berharap John Herdman segera melakukan evaluasi agar performa Garuda lebih baik saat menghadapi agenda internasional berikutnya.
Jalannya Pertandingan
Timnas Indonesia tampil menekan sejak awal pertandingan melawan Singapura di Stadion Jalan Besar. Peluang pertama hadir pada menit kedua melalui Mitchell Baker yang memanfaatkan kesalahan lini belakang tuan rumah. Namun, penyelesaiannya masih mampu digagalkan pemain bertahan Singapura.
Indonesia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-47. Ragnar Oratmangoen sukses membawa Garuda unggul 1-0 setelah menyelesaikan serangan yang dibangun dari lini tengah.
Keunggulan tersebut membuat Indonesia semakin percaya diri. Thom Haye beberapa kali mengalirkan umpan berbahaya dan bahkan sempat melepaskan percobaan dari jarak jauh. Namun, berbagai peluang emas gagal dimanfaatkan menjadi gol tambahan.
Kontroversi sempat terjadi pada menit ke-58 ketika Song Ui-young menerima kartu kuning kedua dan diusir wasit. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit meninjau tayangan VAR sehingga Singapura tetap bermain dengan 11 orang.
Petaka datang pada menit ke-66. Kesalahan komunikasi antara Cahya Supriyadi dan Rizky Ridho dimanfaatkan Ilhan Fandi untuk mencetak gol penyeimbang. Skor berubah menjadi 1-1.
Di sisa waktu pertandingan, Indonesia terus menggempur pertahanan Singapura demi mencari gol kemenangan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Hasil imbang membuat Timnas Indonesia mengakhiri fase grup di peringkat ketiga dengan tujuh poin. Sementara Vietnam keluar sebagai juara Grup A dengan 10 poin, sedangkan Singapura lolos ke semifinal sebagai runner-up dengan delapan poin.
