Garudayaksa FC Bidik Talenta dari Turnamen Sepakbola Usia Dini di Batam
- Istimewa
Talenta potensial hasil scouting dari Regional Batam maupun International Series diharapkan mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi, development camp, dan pembinaan lebih lanjut di Akademi Garudayaksa FC.
“Ukuran keberhasilan bukan lagi hanya berapa banyak tim yang bertanding atau siapa yang membawa pulang piala, tetapi berapa banyak anak yang setelah turnamen mendapatkan kesempatan naik ke jenjang pembinaan berikutnya,” kata Fary Djemy yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Garudayaksa FC.
Posisi Batam yang berada di jalur strategis Indonesia–Singapura–Malaysia sekaligus membuka peluang menjadikan kota ini sebagai regional youth football hub. International Series dapat berkembang menjadi agenda rutin yang mempertemukan talenta dan akademi terbaik Indonesia dengan negara-negara Asia Tenggara.
Dampaknya juga tidak berhenti di lapangan. Kehadiran pemain, pelatih, keluarga, dan komunitas sepak bola dari berbagai daerah dan negara akan menggerakkan hotel, transportasi, kuliner, UMKM, serta destinasi wisata. Sepak bola menjadi instrumen pembangunan manusia sekaligus sport tourism dan penggerak ekonomi kota.
“Kita tidak hanya mencari siapa yang menjadi juara hari ini. Kita sedang mencari siapa yang suatu hari nanti bisa menjadi bintang dan mengenakan Merah Putih. Perjalanannya bisa dimulai dari Batam,” tutup Fary Djemy.
