Tanggapan John Herdman soal Keputusan Kontroversial Wasit Indonesia Vs Singapura
- Abdul Aziz Masindo/VoxPop.co.id
VoxPop – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, angkat bicara mengenai keputusan kontroversial wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri dalam pertandingan melawan Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026.
Alih-alih memperdebatkan kepemimpinan wasit, Herdman memilih mengalihkan perhatian pada performa Singapura yang dinilainya tampil solid sepanjang pertandingan. Menurutnya, membahas keputusan pengadil lapangan tidak akan mengubah hasil yang sudah terjadi.
Timnas Indonesia harus mengakhiri kiprahnya di Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026. Hasil tersebut membuat Skuad Garuda gagal mengamankan tiket ke semifinal.
Salah satu keputusan yang menjadi sorotan terjadi pada menit ke-58. Pemain Singapura, Song Ui-young, sempat menerima kartu kuning kedua setelah terlibat perselisihan dengan Ivar Jenner.
Kartu merah pun dikeluarkan dan Song sempat meninggalkan lapangan. Namun, wasit kemudian melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah melihat tayangan ulang, Al Amouri membatalkan kartu yang diberikan kepada kedua pemain.
Song akhirnya kembali ke lapangan dan Singapura tetap bermain dengan 11 pemain. Keputusan tersebut menjadi salah satu momen kontroversial dalam pertandingan.
Meski demikian, Herdman tidak ingin menjadikan keputusan wasit sebagai alasan atas kegagalan Indonesia meraih kemenangan.
"Percuma membahas soal kepemimpinan wasit malam ini, hal itu hanya akan membuat saya dalam masalah," ujar Herdman dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Pelatih asal Inggris itu justru memberikan apresiasi kepada Singapura. Herdman menilai tuan rumah mampu menunjukkan organisasi permainan yang baik dan tetap bertahan dalam tekanan Indonesia.
"Salut untuk Singapura. Mereka menunjukkan ketangguhan luar biasa dan permainan yang terorganisasi dengan baik," kata Herdman.
John Herdman Sebut Indonesia Tak Bisa Manfaatkan Peluang
Herdman mengakui Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Namun, ia menilai hasil akhir memang tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan.
"Kami memiliki cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan," ujar Herdman.
"Kami mencatatkan penguasaan bola dan kendali permainan yang memadai, tetapi terkadang takdir sepak bola memang tidak selalu berpihak," lanjutnya.
