Pengamat Buka Suara soal Desakan Pecat John Herdman: Tolok Ukurnya Bukan Piala AFF

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • VDN/Julio Tri Saputra

VoxPop – Pengamat sepak bola nasional Anton Sanjoyo menilai pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tidak perlu dipecat meski Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. 

img_title Ole Romeny Langsung Bobol Gawang Juara Bertahan Liga Belanda, Fortuna Sittard Tahan Imbang PSV

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat 7 Agustus 2026. Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen dengan tujuh poin, di bawah Vietnam dan Singapura yang lolos ke babak semifinal.

Anton menilai kegagalan tersebut memang mengecewakan, tetapi tidak seharusnya menjadi dasar untuk mengakhiri kerja sama dengan John Herdman. Menurutnya, target utama Timnas Indonesia sejak awal bukanlah Piala AFF, melainkan membangun tim yang siap bersaing di Piala Asia 2027.

img_title Marselino Ferdinan Hilang dari Skuad Oxford United, Masa Depannya Makin Misterius

Singapura Vs Timnas Indonesia

Photo :
  • fas.org.sg

"Sejak John Herdman menangani tim pada Januari 2026, saya selalu menekankan bahwa tolok ukur utama adalah Piala Asia, bukan Piala AFF," kata Anton Sanjoyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026.

img_title Simpan Dendam, John Herdman Ambisi Gilas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Tak Sabar!

Ia juga menilai hasil melawan Singapura memperlihatkan kualitas pemain pelapis Timnas Indonesia masih belum cukup kompetitif. Kegagalan menembus pertahanan lawan, menurut Anton, menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi apabila Indonesia ingin bersaing di level yang lebih tinggi.

Karena itu, Anton meminta para suporter melihat kegagalan di Piala AFF dalam perspektif yang lebih luas. Menurutnya, tantangan sesungguhnya akan dihadapi Timnas Indonesia ketika bersaing dengan negara-negara elite Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

Meski menolak wacana pergantian pelatih, Anton menegaskan John Herdman tidak boleh berpuas diri. Ia meminta mantan pelatih Kanada tersebut bekerja lebih keras untuk menemukan strategi terbaik sesuai karakter pemain yang dimiliki.

"Proses itu masih berjalan, dan pergantian pelatih hanya akan merusak fondasi yang sedang dibangun," ujarnya.

Anton juga menyarankan agar Herdman mengevaluasi kembali pendekatan taktik yang digunakan. Menurutnya, skema 3-4-3 perlu dikaji ulang apabila kualitas bek tengah yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan sistem permainan tersebut.

Singapura Vs Timnas Indonesia

Photo :
  • fas.org.sg

Selain itu, ia meminta Herdman lebih intens membangun komunikasi dengan pelatih-pelatih di Super League dan Liga 2. Menurut Anton, pelatih klub merupakan sumber informasi penting mengenai perkembangan pemain lokal yang layak mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.

Di akhir pernyataannya, Anton menyampaikan peringatan kepada Herdman bahwa waktu menuju Piala Asia 2027 semakin singkat. Oleh sebab itu, ia menilai sang pelatih harus segera menunjukkan kualitasnya dalam meramu strategi dan memaksimalkan potensi skuad Garuda.

"Herdman dibayar mahal untuk membawa timnas bersaing di level elite Asia. Waktu menuju Piala Asia semakin sempit. Sekarang saatnya bagi Herdman untuk membuktikan kapasitasnya dalam meramu strategi dan memaksimalkan potensi pemain Indonesia," tutup Anton.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Suporter Kanada Ikut Kritik John Herdman Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2026

Kegagalan John Herdman bawa Timnas Indonesia lolos fase grup Piala AFF 2026 ternyata juga ikut mendapat perhatian dari suporter Kanada. Mereka pun turut mengkritiknya.

img_title
VoxPop.co.id
9 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut