Petik Pelajaran dari Mulut Pedas Legenda Chelsea di Garuda Select

Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise, ditemui di kawasan Walsall, Inggris
Sumber :
  • VoxPop/Satria Permana

VoxPop – "Setop! Sudah berapa lama lu main bola? Masih saja begitu mainnya," teriak pria dengan perawakan gemuk dan wajah tegasnya itu. Benny Selvianus Dollo adalah pria yang dimaksud. Mulutnya memang pedas ketika melatih, setidaknya kalimat itu sering saya dengar saat sedang menempa para pemain Persija Jakarta di medio 2013/14.

img_title Panas, Persija Jakarta Langsung Hadapi 2 Raksasa Super League di Pekan Awal Musim 2026/2027

Terdengar tak enak di telinga. Sakit pastinya, karena langsung menusuk ke hati. Tapi, ada maksud dari Om Benny saat melepaskan kalimat tersebut. Dia ingin anak-anak asuhnya paham dengan keinginannya.

Pun, Om Benny merupakan orang yang begitu tegas dan berniat menempa mental anak-anak asuhnya.

img_title Pengakuan Jujur Luciano Guaycochea soal Final Piala Presiden 2026, Persib Bandung Hadapi Masalah Besar

Sosok pelatih macam ini memang dibutuhkan di sepakbola nasional. Bukan tanpa alasan, sebab mental para pemain bisa terasah jika jumpa pelatih macam ini.

Di Eropa, tak sedikit pelatih dengan mulut kotor. Jose Mourinho salah satunya. Beberapa kali, Mourinho bahkan sempat berantem dengan anak asuhnya karena metode latihan keras.

img_title Jadwal Laga Uji Coba Tim-Tim Elite Eropa Hari Ini: Ada Jay Idzes dan Inter Vs Milan hingga Juventus Hadapi Chelsea

Namun, salah satu mantan anak asuhnya, Marcus Rashford, justru bersyukur bisa dilatih oleh Mourinho dan merasakan mulut comel hingga tangan besinya.

Manajer Manchester United, Jose Mourinho

"Begitu berat saat dilatihnya. Tapi, ketika merefleksikan diri pada lima atau enam tahun lalu, momen-momen itu yang membentuk ketangguhan mental saya," kata Rashford dikutip United Podcast.

"Sebagai pemain, di segala aspek, saya berkembang pesat. Terlebih, selama dua tahun dilatih oleh Jose. Ada masa naik dan turun, tapi itulah periode yang membuat saya jadi pemain lebih baik," lanjutnya.

Mulut kotor saja tak cukup. Tapi, pelatih harus punya wibawa pula. Sebab, mereka harus memberi contoh yang layak bagi para pemainnya.

Kemampuan manajemen tim yang mumpuni juga dibutuhkan sang pelatih. Dari situlah, rasa hormat dari pemain terhadap sang pelatih muncul.

Di Garuda Select, trio Dennis Wise, Des Walker, dan Danny Holmes, begitu keras dan tegas kepada seluruh anak asuhnya. Mereka tak ragu menegur seluruh pemainnya dengan keras.

Tak pandang bulu, pemain sekelas Bagus Kahfi, Brylian Aldama, dan David Maulana, juga sempat disemprot oleh Wise Cs.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut