Sepakbola Indonesia Kacau, 19 Pemain-Pelatih Pilih Merantau

Titus Bonai, Abdul Rahman, dan Patrich Wanggai
Sumber :
  • Facebook
VoxPop.co.id
img_title Lilipaly Cuma Jadi 'Ban Serep' di Timnas Indonesia?
- Sepakbola Indonesia sedang dalam titik terendah. Hampir 1 tahun sudah kompetisi olahraga paling populer di dunia ini tak kunjung bergulir.
img_title Andik Vermansyah Absen di Seleksi Timnas Tahap Kedua

Polemik antara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih meruncing. Kondisi yang tak pasti ini memaksa para pelaku sepakbola mesti mengadu nasib ke luar negeri.
img_title Tekad Besar Irfan Bachdim Berlaga di Piala AFF 2016


Langkah itu diambil karena mereka tidak mau mengalami kesusahan. Satu-satunya tempat mereka mencari penghidupan hanya di sepakbola, dan jika tetap bertahan di Tanah Air hanya akan membuat mereka kesusahan.

VoxPop.co.id coba merangkum nama-nama pelaku sepakbola yang kini berkiprah di luar negeri. Namun, sebagian dari mereka pergi sudah sejak lama, dengan alasan ingin mengembangkan karir di negara berkembang.

Jepang

Klub Consadole Sapporo - Irfan Bachdim


Pemain berdarah Belanda itu memilih pergi ke Jepang pada 2013 lalu. Ketika itu, dia bermain untuk Persema Malang yang aktif di Indonesia Premier League (IPL).

Karena IPL tak berkelanjutan, maka pemain berusia 27 tahun itu memilih hengkang ke luar negeri. Destinasi pertamanya adalah klub Thailand, Chonburi FC. Akan tetapi, di sana ia tidak tampil maksimal sehingga dipinjamkan ke Sriracha.

1 tahun kemudian, Irfan mencoba tantangan di Liga Jepang. Sempat bermain untuk Ventforet Kofu, kini pria kelahiran Amsterdam tersebut menjadi bagian Consadole Sapporo.



Australia

Adelaide United - Sergio van Dijk


Sergio van Dijk mencuri panggung di kancah persepakbolaan nasional pada 2013 silam. Setelah melalui proses naturalisasi, pemain berkepala plontos ini menjalani debut di Kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi.

Dengan catatan sebagai pencetak gol terbanyak Liga Australia musim 2010-2011, publik Tanah Air menyandarkan harapan besar kepadanya. Gaya bermain taktis sebagai striker menjadi kelebihan pemain yang kini sudah berusia 33 tahun tersebut.

Dengan alasan ingin fokus bermain di Indonesia, pada awal musim 2013, Van Dijk memilih Persib Bandung sebagai klub baru. Dia rela meninggalkan Adelaide United meski performanya sedang menjulang.

Permainan Van Dijk bersama Maung Bandung juga cukup mengesankan. Dari 29 kali diturunkan pelatih Djadjang Nurdjaman, dia sukses menjaringkan 21 gol ke gawang lawan. Sayangnya, setelah itu dia memilih untuk merantau ke klub Iran, Sepahan.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut