6 Stadion Indonesia Kebut Persiapan Piala Dunia U-20 2021
- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian PUPR dan pihak kontraktor sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) renovasi tersebut pada 6 November 2020.
Kementerian PUPR sendiri menyatakan bahwa anggaran renovasi stadion dan lapangan yang menjadi kendali mereka mencapai lebih dari Rp400 miliar.
Semua perbaikan tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada Maret 2021.
Dalam prosesnya, Kementerian PUPR akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Pemerintah daerah, dari tingkat provinsi sampai kabupaten dan kota, diserahkan kewajiban mengurus stadion serta lapangan selain yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR, tentunya dengan anggaran yang diatur dalam APBD.
Pemerintah Daerah
Sesuai Inpres Nomor 8 tahun 2020 tentang Dukungan Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup tahun 2021, pemerintah daerah diharuskan mengurus stadion serta lapangan pendukung yang di luar tanggung jawab Kementerian PUPR.
Berawal dari wilayah paling barat, Palembang, Gubernur Sumatera Selatan dan Wali Kota Palembang wajib memimpin proses renovasi Stadion Gelora Sriwijaya dan Stadion Madya Bumi Sriwijaya.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebut bahwa pihaknya menyediakan dana sebesar Rp20 miliar untuk memperbaiki stadion-stadion Piala Dunia U-20 tahun 2021 di daerahnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, sebagai Ketua Panitia Pelaksana 'Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committe' (INAFOC) sendiri sudah melihat perkembangan renovasi stadion di Sumatera Selatan dan yakin proyek itu selesai sesuai target yaitu maksimal Maret 2021.
Beralih ke Jakarta. Dari enam stadion yang menjadi tempat pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2021, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bisa dikatakan yang paling siap.
Tidak mengherankan, sebagai stadion termegah di Indonesia, SUGBK dirancang sedemikian rupa untuk melangsungkan pertandingan-pertandingan internasional dengan standar FIFA.
Ini juga berlaku bagi lapangan-lapangan sepak bola di sekitarnya.
"Kawasan GBK sudah siap 'banget'," ujar Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto.
Berbasis Inpres, empat stadion yang mendukung SUGBK adalah Lapangan A, Lapangan B, Lapangan G dan Stadion Madya Gelora Bung Karno.
Bergeser ke Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung diberikan kewenangan untuk merenovasi Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Pemerintah setempat pun menganggarkan Rp27 miliar untuk perbaikan stadion berkapasitas 27.000 penonton tersebut.
