Jerman Vs Hungaria, Mengenang Mukjizat Berlin 1954
- twitter.com/esmuellert_
VoxPop – Timnas Jerman hanya butuh hasil imbang untuk mencapai 16 besar, sebaliknya Timnas Hungaria wajib menang guna menghindari eliminasi dari Piala Eropa 2020 ketika keduanya bertemu dalam pertandingan terakhir Grup F di Allianz Arena, Rabu 23 Juni 2021 (Kamis dini hari WIB).
Tetapi pelatih Jerman Joachim Loew tak mau kehilangan momentum bangkit timnya untuk mencatat kemenangan kedua yang membuat mereka semakin nyaman ke babak selanjutnya.
Setelah ditaklukkan Prancis 0-1, Jerman menumbangkan juara bertahan Portugal 4-2. Sementara Hungaria yang digasak Portugal 3-0, mampu bangkit menjaga asa dengan menahan Prancis 1-1 dalam pertandingan kedua.
Hasil pertandingan terakhir grup-grup lain, khususnya Grup B dan C, membuat Prancis yang memuncaki Grup F dengan 4 poin sudah pasti lolos ke 16 besar. Jerman dan Portugal hanya membutuhkan seri, sedangkan Hungaria yang baru 1 poin tak punya pilihan selain menang.
Laga di Allianz Arena nanti itu adalah pertemuan pertama Jerman dan Hungaria sejak “Mukjizat Berlin (Miracle of Bern)” pada final Piala Dunia 1954 ketika Jerman (waktu itu Jerman Barat) balik mengalahkan Hungaria setelah tertinggal lebih dulu dengan skor akhir 3-2.
Tim asuhan Marco Rossi memang bukan Hungaria 1954, tetapi memori 67 tahun lalu itu bisa menyemangati skuadnya untuk membalas kekalahan dari Jerman lebih dari setengah abad lalu itu.
Tak ada yang mustahil dalam sepakbola. Dan Hungaria sendiri sudah membuktikannya saat menahan seri juara dunia Prancis setelah dibantai Portugal dalam laga pembuka. Dan mereka memiliki kemampuan melangkah lebih jauh walaupun kali ini jauh dari pendukungnya.
Kebangkitan juga dicatat Jerman, malah lebih sensasional, setelah menggebuk Portugal 4-2 dalam pertandingan kedua.
“Kami sejauh ini menjadi grup yang paling sulit dan tentunya Hungaria menjadi bagiannya,” kata gelandang Jerman Leon Goretzka seperti dikutip AP. “Mereka bertahan amat sangat bagus, bermain dengan hasrat tinggi.”
Goretzka kemungkinan diturunkan sebagai starter karena Thomas Mueller diragukan tampil akibat cedera lutut saat menghadapi Portugal, sedangkan bek Mats Hummels mengalami masalah pada lutut kanannya. Kedua pemain ini masuk lagi timnas karena Jerman membutuhkan imbuhan dari pemain-pemain berpengalaman.
