Ada Anindya Bakrie, 5 Pengusaha Indonesia Ini Miliki Klub Luar Negeri
Pemain Brisbane Roar merayakan gol ke gawang Shanghai Shenhua
- AFC
Bakrie Group juga sempat membidik pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri. Namun, niat tersebut tak kesampaian.
"Kami ingin memboyong pemain Indonesia yang bagus, Egy Maulana Vikri. Kalau tak jadi ke Eropa, kami akan mencoba untuk mendatangkan dia," ucap Chairman Brisbane Roar, Rahim Soekasah saat dihubungi VoxPop.co.id pada 14 November 2017.
3. Erick Thohir (Inter Milan, DC United, Oxford United)
Erick Thohir sempat mengakuisisi saham Inter Milan sebesar 70 persen yang sebelumnya dimiliki oleh Massimo Moratti. Hal tersebut terjadi pada 2013.
Menurut data dari Forbes, ketua umum PSSI itu menggelontorkan dana mencapai 480 juta dolar AS (saat itu kurs masih Rp6,7 triliun).
Namun, kekuasaan Erick Thohir hanya bertahan tiga tahun saja. Pada 2016, ia melepas 39 persen sahamnya ke Suning Group, perusahaan multinasional asal China.
Erick Thohir saat masih menjabat Presiden Inter Milan
- Inter.it
Pada Januari 2019, Erick Thohir menjual seluruh sahamnya yang tersisa 31 persen di Inter Milan kepada perusahaan asal Hong Kong Lion Rock. Haknya di La Beneamata pun sudah tidak ada lagi.
Sebelum membeli saham mayoritas Inter, Erick juga sempat diakuisisi klub Major League Soccer (MLS) atau Liga Utama Amerika Serikat, DC United pada 2012. Thohir bersama rekannya, Jason Levien, membeli saham DC United sebesar 78 persen.
Kini, Erick Thohir masih memiliki klub di Eropa. Dia tercatat sebagai pemilik klub Inggris, Oxford United bersama Anindya Bakrie.
4. Anindya Bakrie (Oxford United)
Anindya Bakrie bersama Erick Thohir sudah resmi menjadi pemegang saham mayoritas Oxford United. Dalam RUPS pada Selasa 27 September 2022 lalu, dipastikan keduanya memiliki 51 persen saham klub League One tersebut.
Anindya Bakrie menyaksikan duel Oxford United di Kassam Stadium.
- instagram.com/anindyabakrie/
Berbicara di markas Oxford, Anindya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. Dia juga menyatakan ini merupakan sebuah langkah besar serta tanggung jawab yang membutuhkan kerja keras.
"Terima kasih untuk semua partner kami yang selalu mensuport selama ini," ujar Anindya seperti dikutip laman resmi instagram-nya.
"Langkah besar di Oxford United ini adalah sebuah tanggung jawab dan tantangan yang besar. Apalagi dilakukan di zaman yang sedang sulit ini," lanjutnya.
