Jadwal Pertandingan Grup B Piala Eropa 2024: Panas di Grup Neraka!

Pemain Timnas Spanyol, Pedri rayakan gol
Sumber :
  • AP Photo/Francisco Ubilla

JERMAN – Pertandingan pembuka Grup B Piala Eropa 2024 akan sangat menarik karena bukan hanya soal dua tim besar yang bertanding, melainkan simbol pertarungan talenta muda melawan pemain berpengalaman.

img_title Lamine Yamal Diduga Diam-Diam Menikahi Sang Kekasih Ines Garcia Santos

Grup B disebut-sebut sebagai grup neraka di EURO 2024. Selain Spanyol dan Kroasia, grup ini juga diisi Italia dan Albania.

Timnas Spanyol melawan Timnas Kroasia akan menjadi laga pembuka yang luar biasa di Grup B pada Sabtu 15 Juni 2024 pukul 23.00 WIB.

img_title Viral Momen Lamine Yamal Putar Lagu Rahmatun Lil'Alameen Maher Zein Bareng Temannya

Timnas Spanyol yang memiliki masa kejayaan pada periode 2008 sampai 2012 dengan dua gelar Eropa dan satu trofi Piala Dunia di masa itu, tak bertaring lagi setelahnya. Tim tersebut harus menunggu 11 tahun sebelum memenangkan trofi lagi, yaitu juara UEFA Nations League pada tahun lalu.

Pemain Timnas Spanyol, Lamine Yamal

Photo :
  • AP Photo/Manu Fernandez
img_title Sempat Dirumorkan Putus dengan Ines Garcia, Lamine Yamal Bantah Lewat Postingan Terbaru

Kini, mereka menatap kompetisi Piala Eropa 2024 dengan harapan besar di tangan para pemudanya. Lamine Yamal adalah harapan besar Spanyol di Euro kali ini meski baru tampil beberapa kali untuk tim nasional. Pada Maret, ia memukau saat melawan Brasil, memberi Spanyol keyakinan bahwa mereka bisa bersaing untuk meraih trofi di musim panas ini.

Di belakang Yamal, terdapat talenta muda menjanjikan lainnya yaitu winger Athletic Bilbao Nico Williams. Sayangnya rekan setimnya di Barcelona Pau Cubarsi harus dicoret oleh pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente.

Gelandang bertahan Spanyol, Rodri Hernandez dari Manchester City, yang merupakan figur kunci dan pemimpin yang bijak di lini tengah sangat terkesan dengan Yamal. "Kita sudah melihat apa yang mampu dia lakukan. Tidak terlihat bahwa dia seusia itu ketika berada di lapangan," kata pemain Manchester City tersebut seperti dikutip dari AFP.

Berkebalikan dengan Spanyol, Kroasia masih mengandalkan jasa dari bintang sepak bola paling sukses di Kroasia Luka Modric. Peraih Ballon d'Or 2018 dengan mengemban enam gelar juara Liga Champions adalah modal yang kuat bagi Kroasia untuk mengandalkan Modric yang kini berusia 38 tahun.

Para ahli telah lama memuji Modric atas kebugaran fisiknya bersama dengan energi tak terbatas yang dia bawa ke lapangan meski usianya yang sudah tidak muda lagi. "Dia sangat menantikan bermain untuk Kroasia dan menjadi pemimpin kami," kata Pelatih Kroasia Zlatko Dalic.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut