Persik Kediri Coba Koreksi Gagasan Ketum PSSI Iwan Bule

Duel Persik Kediri vs Bhayangkara FC.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww

VoxPop – Persik Kediri ikut buka suara terkait gagasan yang diajukan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dalam pertemuan virtual, kemarin. Sejumlah poin mereka coba kaji dan diberi tambahan.

img_title From Zero to Hero, Evan Dimas Beberkan Awal Kariernya Sebelum Bersinar di Timnas Indonesia

Iriawan dalam pertemuan dengan klub kemarin mengajukan Liga 1 musim ini kembali digelar pada September 2020. Ini menjadi alternatif setelah suara klub terbelah karena ada yang mau melanjutkan dan juga berhenti.

(Baca juga: Klub Liga 1 Kebingungan Soal Gagasan Ketum PSSI Iwan Bule)

img_title Bali United Lepas Yusuf Meilana, Nasib Sang Bek Kiri Akhirnya Terungkap

Persik termasuk salah satu tim yang ingin kompetisi dihentikan. Sebagai gantinya, digelar sebuah turnamen yang diikuti oleh klub-klub Liga 1.

Namun, karena pertimbangan pria berjuluk Iwan Bule itu, kompetisi harus jalan dengan tujuan mematangkan persiapan Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021, akhirnya Persik mau melunak.

img_title Pernyataan Berkelas Telmo Castanheira Usai Tinggalkan Persik Kediri, Beri Kode Tetap di Indonesia

"Jika pertimbangannya adalah untuk menyiapkan Timnas U-20 dan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan, kami akan mengikuti keputusan federasi," kata Presiden Persik, Abdul Hakim Bafagih dalam siaran pers yang diterima VoxPop.

Dalam gagasannya pula, Iriawan mengajukan dana subsidi kepada klub diberikan menjadi Rp800 juta. Tapi, menurut Hakim, perhitungan tersebut tidaklah cocok.

(Baca juga: Gagasan Ketum PSSI Bikin Liga 1 2020 Terasa Hambar)

Dia melihat kapasitas stadion di Indonesia rata-rata sebanyak 25.700 orang. Jika terisi setengah dengan harga tiket normal sebesar Rp50 ribu, hitung-hitungannya menjadi Rp9,6 miliar.

Rujukan tersebut dihitung dari gagasan Iriawan yang ingin menggelar pertandingan Liga 1 musim ini dipusatkan di pulau Jawa. Mengingat di daerah lain, kebijakan pemerintah terkait pandemi virus corona masih berbeda-beda.

"Jika dibagikan dalam delapan bulan, ketemunya jadi Rp 1,2 miliar. Itu hitungan kami," tutur Hakim.

Tambahan lainnya, PSSI harus memikirkan akomodasi bagi klub yang berasal dari luar pulau Jawa. Setidaknya ada tanggungan dari federasi untuk mereka.

"Yang perlu dipertimbangkan juga adalah akomodasi klub-klub luar Jawa. Seperti penginapan mereka apakah ditanggung atau tidak. Kalau bagi kami (klub di Jawa) tidak masalah," ujarnya.

Ezra Walian

Sempat Kena Ban FIFA, Striker Naturalisasi Ini Berpeluang Jadi Mesin Gol Baru Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Pernah kena ban FIFA, striker naturalisasi ini kini kembali eligible dan berpeluang menjadi dipanggil John Herdman serta andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

img_title
VoxPop.co.id
18 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut