3 Kali Kalah di Kandang, PSIS Semarang Pecat Jafri Sastra

Jafri Sastra saat masih membesut PSIS Semarang
Sumber :
  • Vivanews/Riki Ilham Rafles

VoxPop – Tiga kekalahan beruntun di kandang sendiri membuat manajemen PSIS Semarang gerah. Mereka melakukan evaluasi kemudian memutuskan untuk memecat pelatih Jafri Sastra pada Kamis 8 Agustus 2019.

img_title Selamat Datang di Super League Musim Depan PSS Sleman

Kekalahan pertama didapatkan PSIS kala menjamu Persib Bandung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, 21 Juli 2019. Laskar Mahesa Jenar takluk dengan skor 0-1.

Laga kandang berikutnya PSIS menjamu Tira Persikabo, 2 Agustus 2018, dan menyerah 0-2. Selang empat hari kemudian kalah 1-3 dari Persipura Jayapura.

img_title Pernyataan Berkelas Dewangga Usai Resmi Gabung Persib Bandung

"Manajemen PSIS Semarang mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan Jafri Sastra sebagai pelatih kepala selama 12 pertandingan. Kontrak pelatih asal Padang tersebut resmi tidak diperpanjang setelah mengalami tiga kali kekalahan kandang secara berturut," demikian pernyataan resmi PSIS.

Komisaris PSIS, Kairul Anwar mengakui manajemen dalam posisi sulit. Prestasi tim yang menurun ditambah desakan dari suporter agar ada perubahan segera membuat mereka mengambil keputusan memecat Jafri.

img_title Daftar 3 Tim yang Degradasi di Liga 1 2024/2025

"Kita ada di posisi yang sangat sulit, beberapa pertandingan home kita menelan kekalahan. Karena itu, dari manajemen melakukan evaluasi, baik kepada pelatih dan pemain," tutur Kairul.

Bagi Kairul, sosok Jafri memiliki peran penting dalam tim di musim lalu. Saat PSIS sedang terseok-seok, kemudian dia masuk dan mampu membuat tim bertahan di Liga 1.

"Kami juga sampaikan terima kasih kepada beliau karena atas perjuangan beliau, kita di musim kemarin bisa bertahan di Liga 1," ujar Kairul.

Jika sekarang Jafri yang harus rela meninggalkan PSIS, manajemen memastikan pemain juga banyak yang mereka evaluasi. Tapi memang, untuk pergantian harus menunggu jendela transfer dibuka.

"Kita juga melakukan evaluasi terhadap pemain, selain pelatih. Hanya saja, kita tidak bisa mengganti sekarang, kita masih harus tunggu transfer window dibuka," ucap Wahyu Winarto, selaku General Manager PSIS.

Pemain baru Persija Jakarta Pratama Arhan

Meski Terikat Perjanjian Tertulis dengan Yoyok Sukawi, Pratama Arhan Tetap Tak Bisa Gabung PSIS Semarang? Ini Sebabnya

Pratama Arhan tak bisa didaftarkan PSIS Semarang meskipun bek sayap baru Persija Jakarta itu disebut masih terikat perjanjian tertulis dengan Yoyok Sukawi.

img_title
VoxPop.co.id
9 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut