FOKUS: Insiden Berdarah dan Ulah Suporter di Babak 8 Besar Liga 2
Situasi makin panas lantaran official Persewar juga mengejar hingga tribun, sebelum akhirnya aparat keamanan bisa mengendalikan situasi.
Sementara Pelatih Persewar Ellie Aiboy juga ikut berlari ke belakang gawang. Namun untuk menenangkan para pemainnya yang terlihat emosional dengan ulah suporter Sriwijaya FC.
Menurut Ellie Aiboy, para pemain tersulut emosi dengan perkataan suporter Sriwijaya yang menurutnya bernada rasis.
"Saya sangat kecewa dengan suporter Sriwijaya, saya dengar sendiri mereka bilang monyet. Itu yang membuat pemain kami marah, saya berlari untuk menenangkan mereka. Tidak boleh pemain sampai keluar lapangan," ucapnya.
Mantan pemain Persebaya itu berharap di pertandingan berikutnya kejadian serupa tidak diulangi lagi. "Jangan ada rasis di sepakbola, Papua masih Indonesia. Jangan kejadian di Surabaya terjadi di Sidoarjo," harapnya.
Soal jalannya pertandingan yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Sriwijaya itu, Ellie Aiboy mengakui jika kekukarangan timnya hanya masalah kontrol emosi.
"Pertandingan cukup seimbang, cuma kami kurang bisa kontrol emosi. Saat kejadian suporter itu, memang kita terpanguruh. Tapi pelan-pelan normal dan kita dapat satu peluang di menit akhir," ujarnya.
Sementara itu, dengan kemenangan ini, Sriwijaya sementara berada di posisi runner up Grup A dengan 3 poin. Sedangkan puncak klasemen di tempati Persiraja yang sebelumnya mengalahkan Mitra Kukar 2-0.
Di pertandingan kedua, Sriwijaya akan menghadapi Mitra Kukar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, tengah pekan ini, Rabu 13 November 2019.
