Tingkatkan Level Sepakbola Indonesia, 24 Pelatih Ikuti Kursus Pelatih Lisensi AFC Pro
- PSSI
VoxPop Bola – PSSI kembali menggelar kursus kepelatihan Lisensi AFC Pro modul tiga. Modul tiga terfokus pada Football session yang dilaksanakan secara langsung alias tatap muka di Kota Tangerang Selatan, Banten pada 9-19 Januari 2023.
Kursus pelatih Pro AFC adalah kursus yang tertinggi lisensinya di tingkat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Adapun persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk ikut kursus Pro AFC, yakni memiliki lisensi A AFC/UEFA dan masih aktif melatih tim/klub senior atau tim nasional.
Kursus kepelatihan Lisensi AFC Pro modul tiga ini diikuti 24 pelatih ternama Indonesia. Adapun untuk Instrukturnya, adalah Moh. Basir Instruktur FIFA - AFC.
Pria asal Singapura itu sekarang bekerja untuk Departemen Coaching Education FIFA yang dibantu oleh Yeyen Tumena dan Mundari Karya selaku asisten instruktur.
Yeyen Tumena mengatakan kursus kepelatihan Lisensi AFC Pro ini merupakan program utama PSSI untuk menambah jumlah pelatih lokal yang memiliki linsensi Pro.
"Sebenarnya program ini sudah kita kami canangkan pada 2020. Tapi karena pandemi kami tidak bisa mendatangkan Instruktur dari luar negeri," kata Yeyen kepada wartawan.
Lebih lanjut, Yeyen mengungkapkan banyaknya jumlah pelatih Indonesia yang memiliki lisensi pro otomatis akan menaikan level sepakbola Indonesia. Hal itu sudah terbukti pada sepakbola Jepang yang saat ini berkembang pesat.
Sebenarnya yang dibutuhkan sangat banyak. Tidak usah berkaca pada Eropa, di Jepang saja mereka sudah punya ribuan pelatih pro sehingga itu mengangkat level sepakbolanya. Karena kualitas pemain ditentukan oleh kualitas pelatihnya," ucap Yeyen.
"Tidak ada pemain hebat tanpa pelatih hebat. karena itu, kurusu pelatih ini menjadi program utama bagi PSSI untuk mengangkat jumlah pelatih Pro di Indonesia . Dan ini kembali pada klub lisensi AFC dimana pelatih Liga 1 harus memiliki lisensi Pro," sambungnya.
Kursus kepelatihan Lisensi AFC Pro ini terdiri dari tujuh modul. Selanjutnya, pada modul keempat para peserta akan berkunjung ke salah satu klub di Turki pada Maret 2023.
"Modul kelima ujian praktek dan modul sepakbola. Modul keenam Match Analisa Piala Dunia U-20 di Indonesia dan modul ketujuh adalah ujian terakhir. Para pelatih akan datang ke klub masing-masing," jelas Yeyen.
