45 Guru Olahraga SD Dilatih Demi Bangkitkan Prestasi Sepakbola Putri

Pelatih Timo Scheunemann memberikan pelatihan kepada guru sekolah dasar (SD)
Sumber :
  • PB Djarum

VoxPop BolaSebagai bentuk upaya pembinaan dan pengembangan prestasi sepakbola putri, khususnya di Kudus, Jawa Tengah, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Global Dairi Alami atau MilkLife menggelar sebuah program pelatihan sepakbola bagi para guru sekolah dasar (SD) yang diberi nama ‘MilkLife Soccer Coaching Clinic’. 

img_title Timnas Putri Indonesia Punya Harapan Baru, Deretan Bintang Muda Curi Perhatian Pelatih Timo Scheunemann

Sebanyak 45 guru olahraga mengikuti sesi pelatihan dasar sepakbola yang meliputi teori dan praktek langsung di lapangan yang dipimpin oleh pelatih sepakbola Timo Scheunemann.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, ihwal tercetusnya ide pengembangan sepak bola putri di lingkup wilayah Kudus ini berbarengan dengan dibangunnya Supersoccer Arena, sebuah stadion di Rendeng, Kudus, Jawa Tengah.

img_title Derby Jabar, Akademi Persib Tantang Putri Garut di Final Soccer League All-Stars U-18

Dimulai sejak tahun 2021, inisiatif pembangunan stadion yang memiliki fasilitas lapangan sepakbola, atletik, dan panahan tersebut kemudian diselaraskan dengan program pengembangan sepakbola putri pada level akar rumput.

"Sepakbola putri Indonesia pernah berjaya di era Mutia Datau, tapi setelah itu program pembinaan para pesepakbola putri itu kurang berkembang. Tidak dibuat suatu program yang kesinambungan dan ekosistemnya tidak ada. Oleh karenanya, kami memutuskan membuat stadion ini antara lain untuk mewadahi sepakbola putri," jelas Yoppy.

img_title Panggung Calon Bintang Timnas Indonesia, 16 Tim Terbaik Sepak Bola Putri Berebut Gelar Nasional

"Siswi-siswi di bangku SD di Kudus ini kita bina. Namun, sebelum kita melangkah ke tahap pembinaan para pemain, guru-guru SD kita latih terlebih dahulu mulai dari teknik dasar yang baik dan benar, sehingga kemudian mereka bisa menularkan ilmu yang telah didapat dari program coaching clinic ini," tambahnya.

Pelatih Timo Scheunemann memberikan pelatihan kepada guru sekolah dasar (SD)

Photo :
  • PB Djarum

Di tahap ini kegiatan dilakukan dalam bentuk coaching clinic yang berlangsung selama enam hari pada 13-18 Maret di Supersoccer Arena. Timo Scheunemann, pelatih sepakbola asal Malang dan keturunan Jerman, yang sarat dengan pengalaman dalam sepakbola nasional maupun mancanegara, ditunjuk untuk melaksanakan pelatihan bagi para guru SD di kota kretek ini.

"Mengenai pemilihan jatuh kepada Coach Timo itu adalah hasil survei dan diskusi kita dengan sejumlah pakar sepak bola di Tanah Air, hingga akhirnya kita dapat satu titik temu, pelatih sepakbola yang mumpuni dalam menangani program pembinaan pesepak bola putri usia dini. Ada banyak nilai plus yang dimiliki Coach Timo, satu di antaranya yang menarik adalah dia fasih bahasa Indonesia dan Jowo pun iso," Yoppy menjelaskan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut