Ketika Timnas Indonesia U-16 Dilatih Roberto Carlos, Materazzi hingga Veron

Marco Materazzi
Sumber :
  • PSSi

VoxPop Bola– Lima legenda sepakbola dunia yakni Roberto Carlos, Marco Materazzi, Eric Abidal, Juan Sebastian Veron, dan Giorgos Karagounis menjadi pelatih sehari untuk pemain tim U-16 di ajang Fourfeo BRImo Future Garuda, Kamis 1 Juni 2023.

img_title Justin Hubner Bereaksi Keras usai Timnas Indonesia Digilas Vietnam 3-0, Langsung Beri Sindiran Balik Menohok

Ketua Umum PSSI mengatakan hal itu dilakukan untuk memupuk mental dan mimpi Garuda Mendunia sejak dini. 

"Kita ingin membangkitkan lagi semangat para atlet muda sepakbola Indonesia. Dari para legenda ini mereka belajar bahwa tidak ada yang tidak mungkin," kata Erick.

img_title Fans Timnas Indonesia kembali Rindu Shin Tae-yong usai Garuda Dilibas Vietnam 0-3 di Piala AFF 2026

Kepada para pemain, Erick mengatakan para legenda sepakbola dunia itu awalnya juga bukan siapa-siapa. Namun, mereka bisa menjadi legenda karena punya mimpi besar. 

"Dan mereka fight (berjuang keras) untuk mencapai mimpinya," tambah Erick. 

img_title Warga ASEAN Berbondong-bondong Sindir Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Vietnam, Sudutkan Pemain Naturalisasi

Erick mencontohkan Marco Materazzi yang mulai bermain sepakbola profesional di usia 22 tahun. Meski tergolong telat, mantan bek timnas Italia itu berhasil membawa negaranya menggondol Piala Dunia pada usia 34 tahun.  

Begitu pula Erick Abidal. Meski divonis menderita penyakit kronis, mantan pemain timnas Prancis itu tidak menyerah dan bahkan membawa timnya menjadi juara. 

Sementara itu, Roberto Carlos dan Juan Veron, kata Erick, berasal dari desa miskin di negaranya dan berhasil masuk ke klub besar dunia seperti Real Madrid dan Manchester United.

Berkaca dari pengalaman itu, Erick memotivasi pemain muda bahwa tidak ada yang tidak mungkin diraih. 

"Indonesia selalu dibilang dengan negara sebesar ini underdog (tidak diunggulkan). Inilah mentalitas yang kita harus bongkar di bangsa ini, terutama kalian tim U-16, U-17 ke depan. Kalau kita punya mimpi, kita kerja keras, bisa," kata Erick.

Erick juga menyinggung bagaimana Yunani mengalahkan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo pada Piala Eropa 2004. 

"Artinya apa, kalau kalian serius bangun dari sekarang, kalian bisa (mengikuti jejak mereka)," tambah Erick. 

Terlibat melatih tim U-16 dan U-17, setiap legenda sepakbola itu memimpin satu tim. Ada timCarlos, tim Materazzi, tim Abidal, tim Veron, dan tim Karagounis. 

Mereka berkompetisi di Stadion Madya, Jakarta. Pertandingan ditayangkan secara langsung di channel YouTube KUY Entertainment.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut