Gandeng Pacar Baru, Gunawan Dwi Cahyo Punya Aib Kekalahan Terburuk di Timnas Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Gunawan Dwi Cahyo (kiri) saat menghadapi Bahrain
Sumber :
  • AP Photo/Hasan Jamali

Bahrain – Sosok Gunawan Dwi Cahyo membuat heboh media sosial. Mantan suami Okie Agustina ini memamerkan kemesraan dengan pacar barunya.

img_title Duo Pacitan Siap Bela Singapura saat Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Dalam akun TikToknya, terlihat Gunawan Dwi Cahyo menikmati waktu berdua bersama sang kekasih di sebuah pantai.  

Menggunakan backsound Night Changes milik One Direction, terlihat Gunawan Dwi Cahyo menggunakan t-shirt berwarna biru sementara sang kekasih menggunakan kemeja biru dan hijab warna senada.

img_title Jay Idzes Masuk ‘Dream Team’ Sassuolo Ala Jurnalis Italia, Lolos Kompetisi Eropa Jadi Target Utama

Bicara mengenai Gunawan, pemain 35 tahun ini hanya memiliki satu penampilan bersama Timnas Indonesia. Sayangnya, bukan catatan yang membanggakan, tapi justru memilukan.

Gunawan Dwi Cahyo (kanan) saat Indonesia melawan Bahrain

Photo :
  • daylife.com
img_title Bursa Transfer Timnas Indonesia: Absen Perkuat Sassuolo, Jay Idzes Segera Ditawar Klub Top Eropa?

Gunawan tampil sebagai starter dalam kekalahan terbesar Timnas Indonesia sepanjang sejarah. Tim besutan Aji Santoso digasak Timnas Bahrain 0-10 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia.

Catatan Memalukan

Sejarah memalukan dalam persepakbolaan nasional terjadi pada 29 Februari 2012. Timnas Indonesia dibantai Bahrain 0-10 di laga Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia yang berlangsung di Bahrain National Stadium, Manama.

Ini menjadi kekalahan terbesar yang dalam sejarah Timnas Indonesia. Rekor sebelumnya adalah kalah 0-9 dari Denmark pada 1974.

Sebenarnya, melihat materi Timnas Indonesia besutan Aji Santoso, kekalahan tersebut hasil yang wajar. Skuad Merah Putih tampil seadanya karena adanya dualisme kompetisi.

Bahrain menaklukkan Timnas Indonesia 10-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2014

Photo :
  • AP Photo/Hasan Jamali

 Saat itu, pemain dari Indonesia Super League (ISL) dilarang membela Timnas. Timnas hanya diisi pemain minim pengalaman yang membela klub Indonesia Premier League (IPL).

Tak ada satu pun pemain Indonesia yang memiliki lebih dari 12 caps. Indonesia menurunkan delapan pemain debutan sebagai starter. Hanya tiga pemain yang pernah membela Indonesia sebelumnya, yakni Syamsidar, Irfan Bachdim dan Ferdinand Sinaga.

Indonesia menderita karena kiper Syamsidar harus diganjar kartu merah saat laga baru berjalan tiga menit.   

Bahrain mendapatkan empat hadiah penalti. Dua di antaranya mampu digagalkan kiper pengganti, Andi Muhammad Guntur.

Ismail Abdullatif mencetak hattrick di menit 5, 71 dan 75. Sayed Dhiya Saeed juga menorehkan hattrick di menit 63, 82, dan 90+4.

Mohammed Tayeb Al Alawi mencatat dua gol di menit 16 dan 61. Lalu, dua gol dari Mahmood Abdulrahman di menit 35 dan 42.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut