Disomasi Soal Penggunaan Nama, Arema Indonesia Bakal Bikin Serang Balik Untuk PT AABBI

Pemain Arema Indonesia
Sumber :
  • Instagram @aremaidnofficial

Malang, VoxPop – Konflik penggunaan nama Arema dalam ranah klub sepak bola semakin meruncing. Usai PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) yang menaungi Arema FC yang berlaga di Liga 1 melakukan somasi kepada Arema Indonesia yang berlaga di Liga 4.

img_title Bakal Digelar di Bali, Ini Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026

Kini, pihak Arema Indonesia akan melakukan serangan balik pada PT AABBI. Arema Indonesia membenarkan bahwa mereka menerima somasi itu. Dalam waktu dekat mereka tidak hanya akan membalas somasi namun juga menempuh jalur hukum lain.

"Iya benar kami disomasi. Tapi kami akan membalas somasi itu yang intinya akan jauh dari harapan mereka (PT AABBI)," kata kuasa hukum Arema Indonesia, Erpin Yuliono, Minggu, 29 Desember 2024.

img_title Mantan Kiper Arema FC dan Bali United Adilson Maringa Cetak Sejarah Mentas di UEFA Conference League

Erpin mengungkapkan, Arema Indonesia akan membalas surat somasi termasuk memperkarakan ke Pengadilan Niaga Surabaya. Karena menurutnya, PT Arema Indonesia sudah terdaftar di Kemenkumham sejak 2004 dengan NPWP PT Arema Indonesia.

Hal ini diperkuat dengan diakuinya kembali Arema Indonesia oleh PSSI pada 2017 silam. Dalam sejarahnya Arema Indonesia pernah meraih prestasi juara Liga Indonesia tahun 2010 termasuk berlaga di Piala AFC.

img_title Di Mana Venue Semifinal Piala Presiden 2026 antara Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema? Ini Kata PSSI

"Langkah hukum yang kami ambil tembusannnya ke Kemenkumham, PSSI, Asprov Jatim dan Pengadilan Niaga Surabaya. Karena ini masalah merk, masalah hukum, bukan hanya sekedar bicara sepak bola. Kami juga pastikan Arema Indonesia siap berlaga di jalur hukum," ujar Erpin.

Arema Indonesia menilai keputusan Asprov Jatim mencoret nama Arema Indonesia menjadi xxxxx Indonesia di Liga 4 sebagai kesalahan fatal.

"Kenapa juga di 2024 ini baru klaim. Kalau merasa benar, jangan somasi receh, gugat saja Kemenkumham. Karena, kami ada yayasan Arema 2004 lalu kami perbarui di 2010 dan 2012. Kalau nama kami dicoret, masak kami harus diam saja," tutur Erpin.

Sebelumnya, Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto mengungkapkan bahwa PT AABBI merupakan pemegang nama Arema yang sah dan telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM. Dengan nomor pendaftaran IDM00065610, tertanggal 20 September 2019, nomor pengumuman BRM1715A, tanggal 13 Maret 2017.

"Terkait somasi perihal penggunaan pencantuman nama Arema khususnya di bidang penamaan yang berhubungan dengan sepakbola, ini adalah bentuk corporate action. Khususnya dibidang legal," kata pria yang akrab disapa Dimas itu, Sabtu, 29 Desember 2024.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut