11 Pemain Terbaik Sepanjang Piala Bhayangkara
Selasa, 5 April 2016 - 05:00 WIB
Sumber :
- VoxPop.co.id/Muhamad Solihin
VoxPop.co.id
- Piala Bhayangkara akhirnya sudah selesai digelar pada akhir pekan kemarin. 11 pemain pun berhasil mencuri perhatian sepanjang penampilannya di turnamen kemarin.
Baca Juga
Arema Cronus berhasil keluar sebagai juara setelah menang 2-0 atas Persib Bandung dalam laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) hari Minggu, 3 April 2016.
Berdasarkan penilaian VoxPop.co.id, ada beberapa pemain yang pantas masuk ke dalam skuat pemain terbaik di Piala Bhayangkara kemarin.
Arema menjadi klub dengan wakil paling banyak yaitu lima orang wakil. Lalu diikuti oleh Persib dengan dua pemain, Sriwijaya FC dengan dua pemain, dan Bali United mengirim satu pemainnya.
Berikut daftar tim terbaik di Piala Bhayangkara 2016 kemarin, versi VoxPop.co.id:
Kiper:
Kurnia Meiga (Arema Cronus)
Penjaga gawang dengan catatan gol paling sedikit sepanjang kompetisi. Tercatat gawang Kurnia Meiga hanya kebobolan 1 gol sepanjang turnamen.
Dalam laga final melawan Persib hari Minggu kemarin, 3 April 2016, Meiga berhasil membuat satu penyelamatan penting dan bermain tenang sepanjang laga sampai membawa Arema rebut gelar juara.
Belakang:
Johan Alfarizie (Arema Cronus)
Didapuk sebagai pemain terbaik Piala Bhayangkara. Penampilan pemain yang berposisi sebagai sayap kiri ini sangat luar biasa dan mampu menjadi motor serangan dari sayap. Alfarizie juga mampu kirimkan umpan silang matang untuk pada penyerang.
Vladimir Vudjovic (Persib Bandung)
Salah satu alasan pertahanan Persib hanya kebobolan satu kali sepanjang fase grup. Penampilan Vladimir Vudjovic tegas, tanpa kompromi, dan bola atas jadi keunggulannya. Namun, Vlado kantongi satu kartu merah karena emosinya yang kerap meledak.
Hamka Hamzah (Arema Cronus)
Bek veteran ini dinilai sudah habis setelah masa baktinya di Pusamania Borneo FC. Tetapi Hamka Hamzah mampu menunjukan dirinya masih bertaji. Pada babak final kemarin, Hamka mampu mengunci para penyerang lawan. Buktinya, Arema kebobolan hanya satu kali sepanjang turnamen.
Supardi Nasir (Sriwijaya FC)
Sejak kepindahannya dari Persib, Supardi langsung bisa nyetel dengan permainan Sriwijaya FC. Kecepatannya masih terlihat meski sudah menginjak usia 32 tahun. Tercatat hanya satu laga, Supardi absen dan selebihnya selalu jadi pilihan utama di posisi bek kanan.
Halaman Selanjutnya
