Skuat Covidiot Premier League: Dari Pesta Seks Hingga Latihan Bareng
- Metro.co.uk
VoxPop – Beberapa bintang Premier League tampaknya sulit tidak bisa mematuhi pedoman pemerintah Inggris untuk tetap tinggal di dalam rumah dan menjaga jarak sosial selama Lockdown imbas Pandemi Coronav COVID-19.
Beberapa di antaranya melakukan pelanggaran beragam. Dari nekat latihan di taman umum hingga menggelar pesta seks liar di rumah. Di Inggris, bagi orang melanggar aturan karantina saat wabah Corona, dijuluki Covidiot.
Baca: Liverpool Sukses Bodohi Chelsea soal Torres
Seperti dilansir The Sun, Kamis 23 April 2020, berikut ini 11 pemain dan satu manajer yang mendapat julukan Covidiot karena ketahuan melanggar
Kiper: David Ospina
Mantan kiper Arsenal yang sekarang di Napoli ini sempat terlihat di sebuah supermarket di Italia. Padahal ada perintah di negara itu untuk tetap tinggal di dalam ruangan dengan apapun kondisinya.
Bek Kanan: Serge Aurier
Bek sayap Tottenham Hotspur itu membagikan video latihan bersama rekan setimnya Moussa Sissoko di ruang publik lewat akun media sosialnya. Namun video itu langsung dia hapus karena dia sadar akan membuatnya dihujat.
Bek Tengah: Kyle Walker
Bintang Manchester City ini mengabaikan aturan Lockdown dengan mengadakan pesta seks tiga jam dengan seorang teman dan dua gadis panggilan di flatnya. Walker kemudian meminta maaf atas kesalahannya.
Bek Tengah: David Luiz
Bek Arsenal itu terlihat menikmati latihan dengan sobat Granit Xhaka di Southgate, London. Aksinya ini mendapat hujatan dari netizen yang melihatnya. "Mereka tetap bersenang-senang, dan tidak peduli masalah dunia ini."
Bek Kiri: Ryan Sessegnon
Bek Spurs itu pernah terlihat berlatih di taman London bersama rekan setimnya Sissoko.
![]()
Gelandang: Moussa Sissoko
Nama bintang Spurs lainnya dalam daftar ini adalah Sissoko yang telah dua kali ketahuan melanggar aturan tetap di rumah saat Corona.
Gelandang: Granit Xhaka
Mantan kapten Gunners itu terlihat bermain sepak bola di tempat umum bersama Luiz baru-baru ini.
Gelandang: Jack Grealish
Pemain Inggris itu menabrakkan mobilnya tidak lama setelah pesta pukul 4 pagi. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah dia menghimbau para suporter untuk tetap tinggal di dalam rumah saat Lockdown.
