Parah, Daripada Darwin Nunez Bertahan Liverpool Siap Rugi Rp300 Miliar

Bomber Liverpool, Darwin Nunez
Sumber :
  • AP Photo/Jon Super

VoxPop – Liverpool dikabarkan siap melepas Darwin Nunez dengan harga jauh di bawah nilai transfer awalnya. Penyerang asal Uruguay itu kesulitan memenuhi ekspektasi sejak didatangkan dari Benfica, dan kini masa depannya di Anfield mulai dipertanyakan.

img_title Update Bursa Transfer Kelas Kakap: Liverpool Ngebet Bawa Barcola meski Harganya Rp3,4 Triliun

Dilansir Corriere dello Sport, The Reds bersedia menjual Nunez di kisaran £70 juta atau sekitar Rp1,4 triliun. Angka itu jauh lebih rendah dari banderol awal sebesar £85 juta (sekitar Rp1,7 triliun) saat memboyong sang pemain dari Benfica tiga tahun lalu. Artinya, Liverpool siap merugi sekitar £15 juta atau hampir Rp300 miliar.

Penurunan performa Nunez jadi alasan utama. Musim lalu, ia hanya mencetak lima gol di Premier League dan perlahan kehilangan tempat di bawah asuhan manajer anyar, Arne Slot.

img_title Muncul Gerakan Unfollow Massal dari Seluruh Dunia Usai Liverpool Promosikan Parade LGBT+

Situasi itu coba dimanfaatkan Napoli. Juara Serie A musim 2022/2023 tersebut menunjukkan ketertarikan untuk memboyong Nunez ke Italia. Bahkan, Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis disebut turun langsung dalam proses negosiasi. Meski begitu, Napoli belum siap menebus harga yang dipatok Liverpool.

Napoli sendiri juga mengincar striker Udinese, Lorenzo Lucca, sebagai alternatif jika transfer Nunez gagal direalisasikan.

img_title Update Bursa Transfer: Real Madrid Ikut Ramaikan Perburuan Yan Diomande, Kabar Buruk untuk Trio Liga Inggris

Sementara itu, Nunez masih terikat kontrak di Anfield hingga tiga tahun ke depan. Namun, masa depannya kian tidak menentu seiring berkurangnya menit bermain dan tekanan untuk tampil konsisten.

Di tengah spekulasi tersebut, Arne Slot sempat buka suara. Ia membantah kabar bahwa minimnya menit bermain Nunez dipengaruhi oleh klausul kontrak yang mengharuskan Liverpool membayar tambahan £5 juta kepada Benfica jika pemain tersebut tampil dalam jumlah pertandingan tertentu.

"Apakah kamu selalu percaya apa yang ditulis jurnalis? Tidak selalu, kan? Saya juga tidak," ujar Slot dalam pernyataannya awal tahun ini.

"Kadang benar, tapi lebih sering tidak semua yang tertulis soal pemain itu akurat. Ini hal baru buat saya, dan saya sudah berkali-kali bilang bahwa saya bekerja di klub yang sangat nyaman."

"Hal terakhir, terakhir, terakhir, terakhir, terakhir yang akan dilakukan Richard (Hughes, Direktur Olahraga) adalah mengatakan: 'Kalau kamu mainkan dia, kita harus bayar sekian'. Itu tidak akan pernah terjadi," tegasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut