Gagal Beli Newcastle, Pangeran Arab Mau Jadikan Milan Klub Maha Sultan

Zlatan Ibrahimovic merayakan gol dengan pemain AC Milan lainnya
Sumber :
  • twitter.com/acmilan

VoxPop – Kegagalan putera mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed Bin Salman, membeli Newcastle United, bisa berbuah berkah untuk AC Milan. Sebab, Pangeran Salman lewat Saudi Arabia Public Investment Fund, berniat untuk mengambil alih kepemilikan Milan dan menjadikannya klub super kaya.

img_title Arsenal Selangkah Lagi Datangkan Bruno Guimaraes, Siapkan Langkah Besar untuk Bajak Kapten Newcastle

Dilansir The Sun, saat ini Pangeran Salman tengah meminta manajemen PIF untuk meninjau potensi pembelian Milan. Setelah melalui tahap peninjauan, ada peluang bagi Pangeran Salman membeli Milan.

Kabar ini pastinya menggembirakan bagi fans Milan. Kekuatan uang Pangeran Salman, bisa saja membuat mereka bangkit.

img_title Resmi! Termasuk Juventus dan Chelsea, UEFA Hukum 14 Klub Eropa Akibat Melanggar Financial Fair Play

Bukan tak mungkin, Pangeran Salman akan membuat Milan jadi klub terkaya di dunia dan bertabur bintang.
AC Milan merayakan gol

Pun, kerinduan fans Milan menyaksikan tim kesayangannya berlaga di Eropa hingga angkat trofi ajang bergengsi, bukan tak mungkin terwujud, kalau Pangeran Salman jadi membelinya.

img_title Barcelona Bayar Mahal Anthony Gordon, Newcastle Masih Bisa Dapat Miliaran Lagi

Milan memang berada dalam fase terburuk sepanjang sejarahnya. Dalam beberapa musim, mereka kerap kerepotan bersaing di Serie A, hingga sempat absen dari kompetisi Eropa selama tiga tahun.

Sejak 2017/18, Milan sudah kembali main di kompetisi Eropa. Tapi, kastanya bukan habitat mereka, Liga Europa.

Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman

Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyampaikan kekhawatiran terkait laporan mengenai rencana serangan besar-besaran baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut