Era Baru Barcelona di Genggaman Talenta Muda Samba
- REUTERS/Albert Gea
"Di hati, saya sangat bahagia. Saya bisa mewujudkan mimpi sejak kecil. Sangat sulit bermain untuk Barcelona, dan saya akan memberikan kemampuan terbaik," jelas Malcom.
Perekrutan Malcom terbilang sensasional karena Barca dengan liciknya membajaknya dari tangan AS Roma. Ya, Malcom seharusnya gabung ke Roma.
Namun, 11 jam jelang keberangkatan ke Roma, Barca melancarkan serangan kilat ke Bordeaux. Mereka menawarkan uang yang lebih besar ketimbang Roma.
Di Barca, Malcom harus membuktikan kapasitasnya sebagai pemain muda dengan prospek tinggi. Setidaknya, dia harus beradaptasi dengan gaya main Barca yang taktis.
Tapi, tampaknya tak akan ada kesulitan yang menghampirinya. Sebab, Malcom ditemani oleh seniornya yang sama-sama berasal dari Brasil, Philippe Coutinho.
