Perusahaan Mike Tyson Ingin Beli Hak Penamaan Stadion Barcelona

Markas kebanggaan FC Barcelona, Camp Nou jadi stadion terpopuler di Instagram
Sumber :
  • instagram.com/milius_jogo/

VoxPop – Perusahaan milik Mike Tyson, SwissX ingin membeli hak penamaan Stadion Camp Nou. Hal itu dikatakan oleh rekan bisnisnya. 

img_title Maarten Paes Terima Kabar Buruk dari Fabrizio Romano, Nasib Kiper Timnas Indonesia Terancam di Belanda

Barcelona berencana memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk membeli hak penamaan stadion kebanggaan mereka. Dikutip dari Football-Espana, nantinya uang hasil penjualan hak nama stadion itu akan disumbangkan untuk memerangi virus corona COVID19. 

Rekan bisnis Tyson, Alki David mengatakan, perusahaannya sedang mempertimbangkan kesempatan yang diberikan oleh Barcelona itu. Perusahaan Mike Tyson adalah produk obat yang berbasis ganja. 

img_title Dulu Dihina-hina, Maarten Paes Kini Dianggap Pengamat Ajax Jadi Penyelamat

"Ini stadion hebat dan ada sesuatu sedang kami lihat. Dan itu sepertinya ide yang luar biasa," kata David. 

"Perusahaan saya adalah perusahaan ganja, dan Spanyol memiliki sejarah panjang di Uni Eropa untuk menjadi pemimpin dalam legalisasi ganja," tambahnya. 

img_title Barcelona Terima Kabar Buruk, Eli Junior Kroupi Terancam Gagal Direkrut usai Cedera Parah

Barcelona

David juga mengisyaratkan, produknya nanti akan dijual di stadion, jika tawaran mereka disetujui. 

Barcelona akan bekerjasama dengan Yayasan Barca, untuk menjadi peran kunci dalam mengambil keputusan itu. 

Sejak dibuka pada 1957, Barcelona tidak pernah menjual hak penamaan stadion mereka. Meski ada beberapa penawaran yang datang. 

Baca juga:

FIFA Usulkan Lima Kali Pergantian Pemain

Maarten Paes

Bursa Transfer Timnas Indonesia: Masa Depan Maarten Paes Dipertanyakan usai Ajax Resmi Gaet Marc-Andre ter Stegen

Masa depan kiper Timnas Indonesia di Ajax Amsterdam, Maarten Paes, bisa jadi dipertanyakan. Sebab, klubnya baru saja menyelesaikan perekrutan Marc-Andre ter Stegen.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut