Cerita Legenda MU Mandi Keringat Saat Jumpa Ronaldo 'Asli'

Andy Cole (kanan)
Sumber :
  • instagram.com/andycole09

VoxPop – Andy Cole merupakan salah satu striker tajam pada masanya. Momen terbaiknya adalah ketika memperkuat Manchester United pada 1995 hingga 2001. 

img_title Setelah Bertahun-tahun Bersama dan Punya Anak, Cristiano Ronaldo Dikabarkan Akhirnya Menikahi Georgina Rodriguez

Dalam rentang waktu tersebut, Cole  mampu membukukan 121 gol dan 44 assist dalam 274 laga di berbagai ajang bareng Setan Merah. Cole juga menjadi bagian dalam keberhasilan MU meraih treble winners pada musim 1998-1999.

Ketika itu, MU berhasil meraih gelar juara Premier League, Piala FA, dan Liga Champions. Selama enam musim di MU, Cole total mengangkat sebelas trofi untuk klub yang bermarkas di Stadion Old Trafford tersebut.

img_title Baru Juara Liga, Al Nassr Malah Diterpa Krisis Keuangan, Utang Klub Tembus Rp3,9 Triliun

Namun ternyata, meski sudah bermain di klub elite sekelas MU dan meraih banyak trofi, Cole pernah merasa sangat grogi pada satu pertandingan. Bukan karena nama besar tim tersebut, melainkan salah seorang pemain yang ada di dalamnya.

img_title Martunis Akhirnya Buka Suara usai Dihujat Netizen Gegara Hubungan dengan Ronaldo, Beri Jawaban Menohok

Baca Juga: Mencekam, Mantan Bidadari UFC Lahirkan Anak di Kamar Mandi

Dalam Podcast Beautiful Game, dilansir Mirror, Cole menceritakan di mana satu hari ia merasa sangat grogi untuk menjalani pertandingan. Cole mengungkapkan ketika itu dia akan menghadapi Ronaldo Luis Nazario de Lima yang masih bermain untuk Inter Milan.

Perjumpaan Cole dan Ronaldo terjadi di Liga Champions 1999. Cole menceritakan ketika ia bertandang ke Giuseppe Meazza, keringatnya bercucuran saat melihat Ronaldo di lorong stadion.

"Saya ingat ketika Manchester United melawan Inter Milan. Kedua tim berbaris di terowongan dan saya melihat Ronaldo. Saya tidak akan berbohong, saya benar-benar hampir membasahi diri sendiri dengan keringat saya," kata Cole.

"Dia adalah orang yang saya lihat di televisi. Saya membicarakan seorang pesepakbola yang luar biasa. Ronaldo memiliki segalanya. Saya berdiri di terowongan Stadion Giuseppe Meazza dan berkata: Ini adalah hal yang gila," kenang Cole.

Pada kenyataanya, Cole mampu mengalahkan kegugupannya itu. MU berhasil lolos ke babak semifinal setelah berhasil menahan imbang Inter 1-1. Sebelumnya, MU berhasil mengalahkan Inter 2-0 di leg pertama yang digelar di Old Trafford. 

Pada laga itu, Cole juga tampil gemilang. Dia berhasil memberikan assist untuk Paul Scholes. Sedangkan Ronaldo tak mampu berbuat banyak pada laga tersebut. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut