5 Bintang Top Eropa yang Anti Minuman Beralkohol
- REUTERS/Juan Medina
3. Yaya Toure
Sebagai seorang Muslim yang taat, gelandang Manchester City, Yaya Toure sangat anti minuman beralkohol. Ujian keimanan dia sempat datang saat ManCity menghadapi Newcastle United di ajang Premier League, pada 2012 lalu.

Saat itu, Toure terpilih sebagai man of the match. Lazimnya seorang pemain terbaik, Toure berhak menerima hadiah satu botol champagne. Namun, dengan tegas pemain asal Pantai Gading ini menolaknya.
"Maaf! Saya tidak minum alkohol. Saya Muslim," ujar Yaya Toure seperti dilansir Daily Mail, seraya menyerahkan botol besar champagne ke Joleon Lescott, rekannya.
Setelah kejadian ini, Premier League memberikan hadiah alternatif untuk pemain yang terpilih sebagai man of the match. Ada hadiah berupa air mawar dan minuman delima untuk pemain yang anti minuman beralkohol.
4. Franck Ribery
Sosok yang satu ini sangat anti dengan minuman keras, sebagai perwujudan sebagai seorang Muslim yang taat. Ribery sempat marah dengan rekan setimnya di Bayern Munich, Jerome Boateng yang menyiramnya dengan bir di perayaan juara Bundesliga 2012-13.

Wujud ketaatan Ribery juga terlihat dalam sesi pemotretan pemain Bayern di awal musim 2015-16. Di saat para pemain lainnya memegang bir yang merupakan produk sponsor, Ribery tidak melakukannya. Hal serupa dilakukan pemain Muslim lainnya, Medhi Benatia. Xherdan Shaqiri juga menolak memegang bir saat masih membela Die Roten,
5. Gareth Bale
Jika pemain lain menolak alkohol karena alasan keyakinan, alasan Gareth Bale ini sungguh unik. Megabintang Real Madrid ini tak mengonsumsi minuman keras karena memang tidak menyukai rasanya.
"Saya menolak minuman keras bukan karena ini akan menyakiti saya atau apa pun. Saya tak punya masalah dengan pemain yang suka minum minuman keras. Ini adalah pilihan pribadi dan saya menghormati itu. Saya hanya tida menyukai rasa minuman keras. Itu saja," kata Bale seperti dilansir Quora.
