Kejutan, Ada Galaksi Hantu Seukuran Bima Sakti
- www.stuff.com
"Penemuan ini membuka semua kelas objek masif baru dari yang kita pelajari," ujar Dokkum.
Ilmuwan menceritakan, ada kekhasan dari galaksi hantu itu. Bintang-bintang pada galaksi ‘hantu’ itu tak peduli dengan pembentukan materi gelap. Selain itu bintang pada galaksi hantu itu bergerak sangat cepat. Tapi dengan memanfaatkan fasilitas pengamatan Keck Onservatory, ilmuwan bisa menemukan lebih banyak massa yang diindikasikan dari gerakan bintang-bintang tersebut.
Dari informasi gerak bintang di galaksi hantu itu, ilmuwan memperkirakan bobot galaksi itu sekitar tiga triliun kali dari massa Matahari, atau setara dengan massa Galaksi Bima Sakti.
Salah satu penulis dalam studi tersebut, Roberto Abraham mengatakan, penemuan galaksi hantu itu melahirkan banyak pertanyaan dibandingkan jawaban. Salah satu pertanyaan penting yakni ilmuwan belum tahu bagaimana galaksi seperti Gragonfly 44 bisa terbentuk.
Abraham yang merupakan peneliti dari University of Toronto, AS, mengatakan data penemuan galaksi ‘hantu’ itu masih tergolong relatif dalam kluster galaksi yang sangat padu.
"Itu mungkin petunjuk penting. Tapi saat ini kita hanya bisa menebak saja,"ujar Abraham.
Temuan galaksi ‘hantu’ itu bukan temuan galaksi materi gelap yang terdeteksi pertama kali. Namun temuan galaksi ‘hantu’ itu merupakan temuan galaksi materi gelap pertama kali yang mampu diperkirakan ukurannya. Sebelumnya, temuan materi gelap yang terdeteksi hanyalah galaksi kerdil dan kecil.
