India Tembak Satelit Mereka Sendiri, Puingnya Jadi Sampah Luar Angkasa

Ilustrasi satelit di luar angkasa
Sumber :
  • Pixabay

VoxPop – India baru-baru ini melakukan demonstrasi, untuk menunjukkan kemampuan pertahanan mereka. Hasilnya, ratusan puing dari pecahan satelit menjadi sampah luar angkasa. 

img_title Satelit Buatan Indonesia Bakal Diluncurkan di India pada 2027

Dilansir dari laman TechCrunch, Rabu 3 April 2019, sebuah roket diluncurkan dari Negeri Hindustan pada pekan lalu. Benda yang ditenagai mesin jet itu melesat ke ketinggian 300 kilometer, dan kemudian menabrak satelit yang mereka luncurkan pada Januari 2019, Microsat R.

"Tes ini menunjukkan ketangkasan luar biasa dari para ilmuwan India, dan kesuksesan program luar angkasa kami," kata Perdana Menteri India, Narenda Modi.

img_title UEA Kembangkan Satelit AI, Data Bisa Diproses Real Time dari Orbit

Namun, uji coba ini tak disambut hangat oleh dunia. Kepala Bagian Administrasi Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA), Jim Bridenstine mengatakan, hal tersebut sebagai sesuatu yang mengerikan.

"Secara sengaja, membuat ruang yang berisi puing, sehingga tidak ramah bagi penerbangan luar angkasa,” ungkap Bridenstine.

img_title Teknologi Satelit 'Anti-Awan' Siap Ubah Masa Depan Sawit Indonesia

Dia menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi lebih dari 400 puing satelit berserakan. Dari jumlah tersebut, ada sebagian yang ukurannya lebih dari 10 sentimeter.

"Sekitar 60 yang sudah dilacak. 24 di antaranya berada di dekat Stasiun Luar Angkasa Internasional," kata dia. 

Meski India mengklaim bahwa puing itu akan terbakar dalam atmosfer, Bridenstine tidak mempercayainya. Ia menduga, ada puing yang bakal terus melayang hingga beberapa tahun ke depan.

Kepala BRIN, Arif Satria

BRIN Jawab Kekhawatiran Kebocoran Data dalam Proyek Satelit Lampung-1

Kepala BRIN Arif Satria menjawab adanya kekhawatiran kebocoran data di balik proyek satelit Lampung-1 yang melibatkan kerja sama Indonesia dengan China.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut