Benarkah Ikan Oarfish yang ditemukan di Selayar Pertanda Gempa Bumi?

ikan oarfish
Sumber :
  • wetpixel.com

VoxPop – Siang hari ini masyarakat tengah dihebohkan dengan sebuah video yang diunggah di media sosial instagram. Melalui akun Makassar info terdapat video berdurasi satu menit yang menunjukkan penemuan ikan oarfish di Selayar oleh nelayan. 

img_title Gempa Bumi M 5,5 Guncang Peru, 5 Orang Tewas

Ikan oarfish yang ditemukan tersebut terlihat memiliki panjang 3 meter. Ikan oarfish ini diketahui hidup di kedalaman 100 hingga 1000 meter. Ikan oarfish ini jarang sekali ditemukan dipermukaan, kalau tidak ada yang mengharuskannya muncul ke permukaan.

Ikan oarfish ini sering dikaitkan dengan gempa bumi dahsyat dan bahkan tsunami. Lalu apa hubungan kemunculan ikan oarfish dan gempa bumi bahkan tsunami?

img_title Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Picu Peringatan Tsunami, Warga Diimbau Jauhi Pantai

Dalam cerita rakyat Jepang, hewan memainkan peran penting dalam asal mula gempa bumi di Namazu.  Menurut sebuah cerita populer, penyebab gempa bumi adalah ikan lele raksasa yang tinggal di sana. 

Ikan ini bersembunyi di suatu tempat di bawah daratan Jepang, kadang-kadang ia menggoyangkan ekornya, sehingga menyebabkan gempa bumi. Beberapa peneliti percaya bahwa mitos Namazu didasarkan pada orang yang memperhatikan perilaku lele yang tidak biasa sebelum gempa bumi.  

img_title Fantastis! Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.930 Orang

Namun, para folklorist mencatat bahwa sejarah di balik mitos itu jauh lebih rumit.  Namazu dianggap sebagai salah satu yo-kai, makhluk mitologi dan cerita rakyat yang menyebabkan kemalangan dan bencana.  Penggambaran namazu telah dikenal sejak abad ke-15, namun, baru pada akhir abad ke-18 ikan ini sering dikatikan dengan bencana alam.

Oarfish raksasa, makhluk laut  yang hidup di kedalaman 650 hingga 3.300 kaki, adalah ikan bertulang terpanjang di dunia, yang tumbuh hingga 15 kaki atau lebih.  Oarfish ini dianggap bertanggung jawab atas beberapa penampakan ular laut oleh pelaut Eropa. Di Jepang, spesies ini secara tradisional dikenal sebagai "Ryugu no tsukai" atau sebagai "Jinja-nya" dan diyakini sebagai pelayan atau pembawa pesan raja-naga, penguasa laut.  

Sebelum gempa bumi dan tsunami di Fukushima pada tahun 2011, terlihat setidaknya selusin oarfish muncul ke garis pantai Jepang.  Kehadiran ikan tersebut memicu artikel tentang hubungan antara penampakan dan gempa bumi.  Bukan hanya itu saja, pada tahun 2010 oarfish juga ditemukan nelayan sebelum gempa berkekuatan 8,8 magnitudo menghantam Chile. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut