Ilmuwan Indonesia Bikin Aplikasi Deteksi Penyakit Jantung

Profesor Eko Supiyanto, ilmuwan Indonesia pencipta aplikasi medis yang mampu mendeteksi penyakit jantung koroner, saat ditemui di Semarang pada Selasa, 29 November 2016.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Dwi Royanto

"Tingkat akurasinya aplikasi ini mencapai 95 persen dari data yang memverifikasi. Tapi saat ini pengunjung baru 400 orang per bulan. Selain baru di-launching, kami belum menggencarkan (sosialisasi) itu," kata peraih gelar doktor pada Universitas Angkatan Bersenjata di Hamburg, Jerman, itu.

img_title Angin Duduk Itu Mitos, Dokter Tegaskan Itu Serangan Jantung

Berkat kecerdasannya, Eko kini menjabat Direktur Pusat Penelitan Jantung di Malaysia. Selama di Malaysia, lebih 30 paten telah didaftarkan dari hasil penemuan biomedis. Dia juga telah membuat sebuah alat pembantu diagnosis perkembangan anak. Alat berupa boneka itu dinamai Smart Doll, yang dilengkapi berbagai sensor ajaib melihat kemampuan anak.

Eko juga membuat USG untuk bidan, Smart Mobile Telemedicine, Alzheimer Early Detector, Cervical Cancer Early Detector. Dia masih dalam proses menyelesaikan prototipe jantung tiruan untuk manusia. 

img_title Serangan Jantung Salah Satu Penyebab Kematian Tertinggi, Ini Jenis Olahraga yang Paling Disarankan

Di Indonesia, Eko juga aktif dalam berbagai kegiatan profesional lintas kementerian. Mulai menjabat Ketua Kelompok Kerja Nasional Komersialisasi Teknologi Indonesia di Kementerian Keuangan, membantu peningkatan industri alat kesehatan dalam negeri di Kementerian Kesehatan, pengujian alat komunikasi di Kementerian Informasi serta pengembangan Techno Park di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

(mus)

img_title Dulu Upahnya Cuma Rp150 Ribu, Mantan ART Asal Tasikmalaya Kini Cetak Hattrick Emas di Asean Para Games 2025
Sosok Hendra Arifin, pendiri HokBen

Mengenal Hendra Arifin, Pendiri HokBen yang Tinggalkan Karier sebagai Insinyur, Keputusannya Sempat Ditentang Keluarga

Mengenal Hendra Arifin, sosok yang meninggalkan karier sebagai insinyur demi membangun HokBen. Kisahnya penuh tantangan hingga memiliki ratusan gerai di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut