India Akan Luncurkan 104 Satelit Sekaligus

Roket India sanggup membawa beberapa satelit ke antariksa.
Sumber :
  • REUTERS

VoxPop.co.id – The Indian Space Research Organization (ISRO) akan meluncurkan 104 satelit sekaligus dalam satu roket pada 15 Februari 2017. Ini akan menjadi peluncuran pertama di dunia dengan kapasitas 'jumbo'.

img_title Satelit Buatan Indonesia Bakal Diluncurkan di India pada 2027

Dilansir Mashable, Selasa, 7 Februari 2017, sebanyak 104 satelit tersebut terdiri dari 88 satelit milik Amerika Serikat, tiga dari India, dan sisanya dari Uni Emirat Arab, Swiss, Belanda, Israel dan Kazakhstan.

"Roket akan diluncurkan oleh Nasional Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV-C37) dengan berat total 1.500 kilogram," tulis pihak ISRO dalam keterangannya.

img_title UEA Kembangkan Satelit AI, Data Bisa Diproses Real Time dari Orbit

Sebanyak 88 satelit dari AS dimiliki oleh Planet Labs. Planet Labs juga menjadi perusahaan yang paling banyak meluncurkan satelit.

Sampai saat ini, rekor peluncuran satelit terbanyak dipegang oleh Rusia, dengan jumlah 37 unit dan diluncurkan pada 19 Juni 2014. Disusul oleh AS sebanyak 29 satelit yang diluncurkan pada 19 November 2013. 

img_title Teknologi Satelit 'Anti-Awan' Siap Ubah Masa Depan Sawit Indonesia

Peringkat ketiga dipegang oleh India sendiri, sebanyak 20 satelit pada tanggal 22 Juni 2016.

Roket membawa 104 satelit akan diluncurkan di Satish Dhawan Space Centre, Sriharikota, sebuah pulau di tenggara, negara bagian Andhra Pradesh. 

"Namun target utama kami bukanlah untuk memecahkan rekor, melainkan untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa sejatinya kita mampu meluncurkan satelit dengan harga murah," ujar K Sivan, Direktur Pusat Luar Angkasa Vikram Sarabhai seperti dikutip Times of India. (ase)

Kepala BRIN, Arif Satria

BRIN Jawab Kekhawatiran Kebocoran Data dalam Proyek Satelit Lampung-1

Kepala BRIN Arif Satria menjawab adanya kekhawatiran kebocoran data di balik proyek satelit Lampung-1 yang melibatkan kerja sama Indonesia dengan China.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut