Pandemi Tidak Hentikan Lalu Lintas Barang, Logistik Tetap Diperlukan

Ilustrasi kegiatan logistik.
Sumber :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

VoxPop – Perkembangan teknologi informasi mengubah perilaku bisnis. Model penjualan barang yang sebelumnya didominasi traditional selling, yaitu proses transaksi dilakukan secara langsung oleh penjual dan pembeli, kini sudah mulai bergeser ke model e-commerce dengan memanfaatkan berbagai layanan digital.

img_title Di Balik Keputusan Sony Meninggalkan Disc Fisik, Ada Perubahan Besar dalam Cara Gamer Membeli Game

Menggeliatnya e-commerce memberi dampak tidak hanya bagi transaksi keuangan online (digital money), tapi juga jasa pengiriman atau logistik. Pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini telah melemahkan sendi-sendi perekonomian diberbagai sektor, penyebabnya terutama karena diberlakukan pembatasan aktivitas fisik.

Namun demikian, kondisi keterbatasan aktifitas fisik ini justru meningkatkan transaksi e-commerce. Mengutip data RedSeer, bahwa penggunaan layanan digital selama pandemi COVID-19 didominasi oleh e-commerce yang meningkat sebanyak 69 persen. Perilaku ini terus bertahan ketika memasuki aktivitas kehidupan baru atau new normal.

img_title Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

"Pandemi tidak menghentikan pergerakan barang. Oleh karena itu proses logistik akan tetap diperlukan," demikian keterangan resmi RedSeer.

Hal ini dimanfaatkan oleh perusahaan logistik pelat merah, BGR Logistics, yang meluncurkan layanan Depo Container dan Gudang Modern di Palembang, Sumatera Selatan dengan dukungan sistem teknologi informasi yang andal. Salah satunya aplikasi Depot Management and Agency atau Denada.

img_title Gandeng VIsa, BTN Targetkan Peningkatan Transaksi Kartu Debit

"Denada merupakan aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk container management, lift-on/lift-off containers, sehingga memberikan data yang informatif kepada agen/pelanggan," kata Direktur Utama BGR Logistics, M. Kuncoro Wibowo, Selasa, 8 September 2020.

Ia melanjutkan, aplikasinya dinilai mampu mempermudah mobilitas pekerjaan karena setiap proses ter-automasi dan membuat data lebih transparan serta aman. Dengan teknologi barcode scanner yang mampu mengelola hingga 24 ribu SKU (Stock Keeping Unit) serta terhubung dengan ERP-SAP.

Untuk mengakses aplikasi Denada bisa dibuka dari alamat denada.bgrlogistics.id. Selain Denada, ia mengaku memiliki gudang modern yang mengelola komoditas Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dengan sistem Warehouse Management System (WMS).

Sistem ini mempermudah dan mempercepat segala aktivitas karena menggunakan solusi terintegrasi, andal, terpercaya. Mulai dari aktivitas inbound hingga outbond. Layanan Depo Container dan Gudang Modern BGR Logistics di Palembang ini memiliki luas total 2,7 hektare dan dapat menampung lebih dari 2 ribu kontainer.

Ilustrasi kacamata pintar yang bisa rekam video

7 Kecanggihan Kacamata Pintar Modern, Fitur Rekam Video yang Mengubah Industri Konten Kreator

Kacamata pintar modern menawarkan fitur rekam video, AI, live streaming, dan audio canggih. Simak 7 kecanggihannya yang mengubah cara kreator konten membuat video praktis

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut