Oppo dan Vivo Bakal Pakai OS Hongmeng dari Huawei?

Logo Huawei
Sumber :
  • Instagram/@elblogdeyes

VoxPop – Perang dagang antara China dan Amerika Serikat membuat perusahaan teknologi Huawei masuk ke dalam daftar hitam. Akibatnya, Google telah dikabarkan melakukan pembatasan lisensi Android ke perangkat Huawei.

img_title AI Ubah Dunia Kerja, Gelar Saja Tidak Cukup

Huawei pun sudah berencana merilis sistem operasi buatannya dalam waktu dekat, yaitu HongMeng OS atau Ark OS.

Dikutip melalui laman Techlapse, Sabtu, 15 Juni 2019, situasi ini membuat beberapa perusahaan teknologi di China sadar untuk tidak lagi bergantung pada perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat. Mereka secara bersama-sama mulai mencari solusi atas segala kemungkinan, dan berusaha untuk menjadi semandiri mungkin.

img_title Daftar Harga Tablet Agustus 2026 dari Berbagai Merek, Mana yang Paling Layak Dibeli Berdasarkan Fitur dan Performa?

Dalam sebuah laporan, HongMeng OS mulai dilirik produsen lain, dan diklaim 60 persen lebih cepat dari Android. Namun, informasi ini tidak bisa ditelan mentah-mentah, harus menunggu sampai produk ada di pasaran, barulah bisa diambil kesimpulan.

Menariknya lagi, dalam laporan Global Times disebutkan, Oppo dan Vivo juga sudah mengirim tim untuk menguji coba sistem baru tersebut. Kedua perusahaan teknologi tersebut menggunakan Android pada produk dan layanan mereka.

img_title Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Penyandang Disabilitas Ciptakan Produk Berkualitas TInggi

Huawei, Oppo, dan Vivo memiliki pangsa pasar yang cukup besar, baik di negaranya maupun di beberapa pasar global. Kemudian saat ini, Huawei diketahui memproduksi lebih dari satu juta perangkat dengan sistem operasi HongMeng OS.

Salah satu poin yang bisa meyakinkan pelanggan untuk menggunakan sistem baru ini adalah karena HongMeng OS kompatibel dengan aplikasi Android. Artinya dalam ponsel itu pengguna juga bisa menemukan aplikasi yang ada di Play Store.

Huawei kabarnya bermitra dengan AppToide, toko aplikasi asal Portugis yang mengklaim dirinya sebagai toko aplikasi terbesar ketiga di dunia setelah Play Store dan App Store. Atau mungkin juga mereka akan menggunakan toko aplikasinya sendiri, AppGallery.

Bank Jakarta.

Investasi Talenta Teknologi, Bank Jakarta Perkuat Fondasi Transformasi Berkelanjutan

Di tengah perubahan lanskap industri jasa keuangan yang semakin terdigitalisasi, daya saing perbankan tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya aset maupun teknologi.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut