Kamera DSLR Bisa Disusupi Ransomware, Pelakunya Minta Tebusan Uang

Cara Mudah Memotret Dengan Kamera DSLR Saat Malam Hari
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Para analis di Check Point Software Technologies menemukan bahwa ada perangkat lunak berbahaya dalam kamera DSLR. Pelaku kejahatan bisa memasang ransomware tersebut dari jarak jauh dengan mengeksploitasi Picture Transfer Protocol yang terstandarisasi. 

img_title Hadirkan Layanan Starlite Super & Wi-Fi 7 Cuma Rp 250.000 Per Bulan, SURGE Raih Apresiasi Global

Protocol itu bisa membuat pengguna mengirim gambar dari kamera ke salah satu komputer dengan WiFi. Program tersebut tidak diautentikasikan, artinya tidak terproteksi dengan password atau tindakan keamanan lainnya. 

"Sementara USB dan WiFi digunakan untuk mengimpor gambar kita dari kamera ke ponsel atau PC, mereka juga mengekspos kamera kita ke lingkungan sekitarnya," kata tim peneliti, dilansir laman Daily Mail, Kamis, 15 Agustus 2019. 

img_title Layanan Internet Mulai Rp 100 Ribuan, SURGE & Telemedia Luncurkan IRA—Internet Rakyat

Peneliti menunjukkan desain bug yang akan mengenkripsi gambar pada perangkat, secara teori digunakan peretas untuk meminta uang agar file korban bisa dikembalikan. 

Baca juga: Teknologi Bikin Cara Lama Tak Relevan, Pahami dengan #MO

img_title IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat dan Kamar, Ini Keunggulannya

"Bagaimana kamu akan merespons jika penyerang menyuntikkan ransomware ke komputer kamera, membuat mereka memegang seluruh gambar kecuali membayar," tulis para peneliti.

Dalam demonstrasinya, peneliti menggunakan Canon EOS 80D, yang memiliki lebih dari 50 persen market share. Sebuah cacat diungkapkan Canon di bulan Maret dan menurut Check Point, perusahaan juga mengeluarkan tambalan serta nasihat untuk pengguna tidak menggunakan jaringan WiFi. 

"Meskipun implementasi yang diuji mengandung banyak perintah kepemilikan, protocol yang terstandarisasi dan tertanam di kamera lain. Berdasarkan hasil, kami percaya kerentanan serupa bisa ditemukan pada implementasi PTP di vendor lain," ungkap mereka. (ann)

Ilustrasi update software mobil

Bukan Setir yang Dibajak, Ancaman Terbesar Mobil Modern Ternyata Ini

Semakin banyak mobil baru yang dijual saat ini telah dilengkapi koneksi internet. Berkat teknologi tersebut, produsen dapat mengirim pembaruan perangkat lunak.

img_title
VoxPop.co.id
22 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut