Mau Kembangkan Teknologi 6G, Xiaomi Jualan Mimpi?

Xiaomi.
Sumber :
  • Gizmochina

VoxPop – Raksasa teknologi China, Xiaomi, mau mengembangkan teknologi 6G. Mereka pun tak segan untuk 'menonaktifkan' perangkat 4G yang saat ini dipakai di seluruh dunia. Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Kepala Eksekutif Xiaomi, Lei Jun.

img_title 3 Tablet Murah Terbaik untuk Edit Video 2026, Ketika Layar Akurat dan Chipset Kencang Menjadi Kunci Produktivitas

"Kami akan berhenti membuat smartphone 4G pada akhir tahun ini, dan telah memulai pra-penelitian tentang teknologi 6G seiring dengan perkembangan internet lewat satelit," ungkapnya, seperti dikutip dari situs Gizmochina, Rabu, 27 Mei 2020.

Seperti diketahui, Xiaomi dan anak usahanya, Redmi, telah meluncurkan smartphone baru setiap bulan di pasar yang berbeda sejak awal 2020. Sebagian besar perangkat baru mereka yang beredar di China sudah berkemampuan teknologi 5G.

img_title 3 HP Flagship Turun Harga di Tahun 2026, Pilihan Terbaik bagi yang Ingin Naik Kelas Tanpa Menghabiskan Puluhan Juta

Menurut Jun, jaringan 5G akan merevolusi industri dengan aplikasi seperti konferensi video 4K/8K, cloud gaming (streaming game), dan auto-pilot. Dengan demikian, Xiaomi/Redmi telah meluncurkan perangkat 5G untuk meningkatkan adaptasi.

Namun sayangnya, wabah Virus Corona COVID-19 di China sangat mempengaruhi rantai pasokan (supply chain) Xiaomi. Hal ini juga yang membuat Xiaomi melakukan subsidi pabrik sebanyak 250 juta yuan (Rp515 miliar) untuk meningkatkan produksi smartphone 5G.

img_title Oppo Find X9 Pro vs Xiaomi 17 Ultra: Perbedaan Besar yang Bisa Mengubah Keputusan Sebelum Membeli!

Bukan itu saja. Xiaomi juga berencana untuk menghentikan pembuatan perangkat 4G di China pada akhir 2020 untuk menghabiskan lebih banyak sumber daya pada perangkat 5G.

"Jadi kami akan lebih fokus pada ponsel dan AIoT, seperti yang sudah disebutkan pada tahun lalu. Kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah China untuk membangun sistem peringatan dini bencana serta sistem layanan publik lainnya yang mengandalkan teknologi 5G," papar Lei Jun.

Seperti diberitakan sebelumnya, China membuat gebrakan dalam pengembangan teknologi komunikasinya. Saat negara lain masih tahap pengembangan 5G, negeri Tirai Bambu sudah ngebut pengembangan teknologi 6G.

Bahkan, China mempercepat pengembangan 6G beberapa bulan lebih awal dibanding jadwal yang semula, pengembangan dan penelitian 6G pada 2020, serta meluncurkan secara komersial 6G pada 2030.

Hal tersebut diumumkan oleh Kementerian Sains dan Teknologi China pada November 2019. Peluncuran program penelitian dan pengembangan 6G ini melibatkan berbagai kementerian lain di China termasuk Kementerian Pendidikan, Kementerian Industri dan Informasi Teknologi, serta Akademi Sains China.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut