Peluncuran iPhone 13 Dalam Bahaya
- GSMArena.com
"Meskipun bukan ancaman bagi mayoritas pengguna, kami tetap berusaha membela seluruh pelanggan dan secara terus-menerus menambahkan perlindungan baru untuk perangkat dan data mereka," tutur Krstic.
Selama ini perangkat buatan NSO Group asal Israel bisa mengalakan sistem yang dirancang Apple. Krstic menolak berkomentar apakah teknik peretasan ini juga berasal dari NSO Group, yang membuat spyware Pegasus.
Kepada Reuters, NSO Group tidak membenarkan atau membantah apakah mereka berada di balik teknik peretasan tersebut. Mereka menyatakan akan tetap memberikan teknologi untuk membantu penegak hukum di seluruh dunia untuk melawan aksi kriminal dan terorisme.
Citizen Lab menemukan malware tersebut pada iPhone milik seorang aktivis asal Arab Saudi, yang terinfeksi sejak Februari tahun ini. Korban tidak meng-klik sesuatu untuk mengaktifkan serangan tersebut. Kerentanan ini berasal dari aplikasi pesan iMessage saat memproses gambar.
Aplikasi ini sudah berkali-kali menjadi sasaran NSO Group dan penjual senjata. Apple juga sudah memperbaikinya, namun, rupanya belum melindungi sistem secara menyeluruh.
Citizen Lab menemukan bukti-bukti malware ini tumpang tindih dengan serangan dari NSO Group sebelumnya. Salah satu kode serangan bernama "setframed", yang juga digunakan pada 2020 untuk menginfeksi perangkat milik seorang jurnalis Al Jazeera.
