Pendapatan Samsung Berangsur Naik

Samsung Galaxy Z Fold4 5G dan Flip 5G.
Sumber :
  • dok: Samsung

VoxPop Tekno – Pendapatan Samsung berangsur naik. Kali ini, pendapatan perusahaan asal Korea Selatan itu berhasil merangkak naik sebesar empat persen dibandingkan dengan tahun lalu.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.913 usai Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Sebesar 5,29 Persen

Melalui laporan pendapatan kuartal ketiga tahun 2022, mereka mencatatkan pendapatan sebesar US$54 miliar atau sekitar Rp840,8 triliun.

Keuntungan operasi perusahaan tersebut pun terbilang tidak terlalu besar, Samsung mencatatkan sekitar US$7,6 miliar (Rp118,3 triliun) pada bulan Juli hingga September.

img_title Ekonomi RI Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga: Di ASEAN Kita Salah Satu yang Top!

Justru jika dibandingkan dengan kuartal kedua  tahun 2022, pendapatan ini turun hingga 23 persen, begitu pula pada kuartal ketiga tahun 2021, angka ini anjlok hingga 26 persen, seperti dikutip dari situs Gsmarena, Jumat, 28 Oktober 2022.

Bisnis Mobile Experience membukukan profitabilitas yang solid, didorong oleh penjualan perangkat yang dapat dilipat seperti Galaxy Z Flip4 dan Galaxy Z Fold4, serta seri Galaxy Watch5 dan Galaxy Buds2 Pro yang dapat dikenakan.

img_title Ekonomi Kuartal II Dinilai Tumbuh Cukup Baik, Purbaya Pede Semester II Capai 6 Persen

Ponsel ini juga turut membantu divisi Display membukukan peningkatan laba, tetapi bisnis panel besar seperti TV dan monitor justru mengalami penurunan laba hingga setengahnya.

Sedangkan untuk gambaran pada kuartal keempat tahun 2022 ialah ketidakstabilan makroekonomi dan masalah geopolitik yang akan berlanjut.

Namun, pertumbuhan triwulanan diperkirakan karena penjualan akhir tahun di sekitar liburan Natal. Perusahaan juga berencana untuk memperluas penjualan tablet, sementara perangkat yang dapat dikenakan harus melanjutkan pertumbuhan dua digit mereka.

Selain itu, Samsung juga menyebutkan berencana untuk meningkatkan pengalaman S-Pen pada 2023 mendatang yang juga akan mengarah pada pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% Kuartal II-2026, BI Pede Sesuai Target hingga Akhir Tahun

Bank Indonesia (BI) terus memperkuat bauran kebijakan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan Pemerintah.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut